
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan keterangan usai launching Liga 2 di Pegadaian Tower, Selasa (3/9). (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya menjawab polemik pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh federasi terhadap puluhan karyawannya.
Orang nomor satu di sepak bola Indonesia tersebut beralasan bahwa langkah itu merupakan bagian dari upaya bersih-bersih.
PSSI kemarin (2/9) membuat kehebohan dengan memecat sebanyak 43 karyawannya, menjelang laga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Itu terungkap setelah Eko Rahmawanto, selaku head of media PSSI, menjadi salah satu karyawan yang terdepak.
Ke-43 karyawan tersebut terdiri dari berbagai divisi. Bagian media dan teknik PSSI menjadi yang terdampak paling banyak. Semua anggota dan koordinator kedua divisi tersebut turut menjadi korban.
"Oh, bersih-bersih karyawan di PSSI. Waktu saya terpilih menjadi ketua umum waktu itu, saya ingat sekali langsung saya sampaikan. Saya ingin karena ini amanah dari masyarakat Indonesia dan juga dari stakeholder sepak bola, saya bilang saya punya komitmen sebagai ketua melakukan pembangunan sepak bola yang bersih dan berprestasi," terang Erick.
Sejak terpilih, frasa 'bersih-bersih' memang terus digaungkan oleh PSSI di bawah pimpinan Erick Thohir. Dia pun mengklaim sudah melaksanakan itu pada tahun pertamanya.
"Kami fokus mengenai bersih-bersih tim nasional. Kami ubah pola pikirnya, kami perbaiki, hasilnya baik," katanya.
"Sama di tahun berikutnya kita juga bersih-bersih Liga. Liga 1 kita udah bersih-bersih. Tidak ada lagi match fixing. Kalau ada ya kita gigit. Udah pasti. Sampai tadi saya sampaikan juga Liga 2. Kalau ada macem-macem juga laporin. Ya saya akan gigit juga," imbuh Erick yang juga menteri BUMN itu.
Pada pertengahan tahun ini, lanjut erick, giliran PSSI yang melakukan bersih-bersih di internalnya sendiri. Menurut Erick, langkah ini perlu dilakukan guna mengembangkan sepak bola nasional. "PSSI ini jantungnya. Jantungnya sepak bola Indonesia," jelasnya.
"Nah karena itu ya saya berusaha memperbaiki bersama Pak sekjen (Yunus Nusi), bersama semua Exco (anggota komite eksekutif) yang mendukung program bersih-bersih saya. Bahwa tidak mungkin ke depan PSSI tidak dikelola dengan transparan dan baik," imbuh Erick.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
