
Kehadiran suporter di stadion juga jadi kunci performa top Persebaya Surabaya hingga pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali membuktikan diri sebagai salah satu klub dengan basis suporter terbesar di Liga 1 Indonesia. Hingga pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2024/2025, Green Force tak hanya menunjukkan performa solid di lapangan, tetapi juga mampu menghidupkan kembali atmosfer magis di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme penonton yang hadir di stadion untuk mendukung tim kesayangan mereka. Dalam tiga pekan pertama, Persebaya Surabaya telah mengemas 7 poin dari total tiga pertandingan, dengan rincian dua kemenangan di laga kandang dan satu hasil imbang saat bertandang.
Penampilan cemerlang Persebaya Surabaya di bawah bimbingan Paul Munster, sang pelatih, sukses memantik euforia suporter yang setia mengawal perjuangan tim kebanggaan Kota Surabaya ini.
Atmosfer Gelora Bung Tomo yang selalu dirindukan oleh para suporter, akhirnya kembali terasa setelah sekian lama. Pada dua laga kandang yang dilakoni Persebaya Surabaya musim ini, stadion dengan kapasitas lebih dari 46.000 penonton tersebut berhasil dipadati ribuan pendukung yang haus akan hiburan sepak bola.
Hingga pekan ketiga menurut data yang dihimpun dari Transfermarkt dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), jumlah total penonton yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo mencapai 33.208 orang. Angka ini menempatkan Persebaya Surabaya di posisi kedua sebagai tim dengan jumlah penonton terbanyak di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Rata-rata, setiap pertandingan kandang Persebaya Surabaya mampu menarik 16.604 penonton. Angka ini menjadi bukti betapa besar cinta Bonek dan Bonita—julukan bagi suporter Persebaya Surabaya—terhadap tim kebanggaan mereka.
Tak hanya soal kehadiran fisik, dukungan mereka juga ditunjukkan melalui nyanyian, koreografi, hingga yel-yel yang membakar semangat pemain di lapangan.
Meskipun hanya berada di posisi kedua, pencapaian jumlah penonton Persebaya Surabaya ini sangatlah impresif. Pasalnya, stadion Gelora Bung Tomo yang berkapasitas sekitar 46.806 penonton telah mampu terisi setengahnya pada dua laga kandang. Hal ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi klub, terutama mengingat situasi sepak bola Indonesia yang masih membatasi jumlah penonton di stadion dampak dari Tragedi Kanjuruhan.
Di atas Persebaya Surabaya, Persija Jakarta menjadi pemuncak dalam hal jumlah penonton terbanyak hingga pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2024/2025. Klub yang bermarkas di Jakarta International Stadium ini berhasil mengumpulkan total 41.028 penonton dari dua laga kandang, dengan rata-rata 20.514 penonton per pertandingan.
Stadion megah berkapasitas 82.000 penonton tersebut memang menjadi daya tarik tersendiri bagi suporter Macan Kemayoran untuk datang dan menyaksikan langsung tim kesayangannya berlaga.
Di posisi ketiga, Persib Bandung menyusul dengan total penonton sebanyak 28.286 orang dari dua laga kandang di Stadion Si Jalak Harupat. Rata-rata, laga kandang Persib dihadiri oleh 14.143 penonton. Hal ini memperlihatkan bahwa tiga klub besar, yakni Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Persib Bandung, masih menjadi magnet utama bagi pencinta sepak bola Indonesia.
Antusiasme suporter tidak hanya menjadi pemandangan indah di stadion, tetapi juga memberikan suntikan moral besar bagi para pemain di lapangan. Dukungan langsung dari ribuan suporter tentu menjadi faktor penting dalam performa cemerlang Persebaya Surabaya, terutama di laga kandang. Kehadiran suporter membuat stadion Gelora Bung Tomo menjadi 'benteng' yang sulit ditembus oleh lawan.
Namun, menarik untuk disimak hingga akhir musim nanti, apakah Persebaya Surabaya akan mampu mempertahankan atau bahkan meningkatkan jumlah penonton yang hadir di stadion. Persaingan dengan klub-klub besar lainnya seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung tentu akan menjadi hal yang menarik, terutama dalam hal jumlah penonton yang hadir di stadion.
Dari data tersebut, terlihat juga total jumlah penonton hingga pekan ketiga Liga 1 Indonesia 2024/2025 mencapai 148.146 orang. Angka tersebut merupakan akumulasi dari seluruh pertandingan yang telah digelar hingga pekan ketiga, dengan rata-rata 6.441 penonton per pertandingan.
Data ini menggarisbawahi bahwa dukungan untuk beberapa klub besar tetap solid, meskipun masih ada beberapa stadion yang kosong atau minim penonton.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
