Pelatih Persebaya, Paul Munster memberi instruksi saat timnya menjamu PSS Sleman. (ANTARA)
JawaPos.com - Dalam persepakbolaan modern, seorang pelatih harus revolusioner dalam hal penerapan taktik karena perkembangan sepak bola semakin dinamis.
Penerapan taktik yang revolusioner tidak hanya terpaku pada satu strategi di setiap laga, tetapi bisa divariasi sesuai kebutuhan tim.
Hal itulah yang coba dilakukan pelatih Persebaya, Paul Munster yang akan menerapkan strategi berbeda-beda di setiap pertandingan Liga 1 yang dijalani, termasuk saat mengalahkan PSS Sleman, Minggu (11/8).
"Kami menggunakan taktik berbeda saat lawan PSS Sleman dibandingkan saat pramusim lalu. Saya mencoba taktik yang berbeda dan strategi yang berbeda pula beda dengan saat pra-musim," kata Munster saat latihan tim di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Senin (12/8) seperti dikutip dari Antara.
Ia mengungkapkan bahwa taktik saat melawan Persik Kediri dalam laga pramusim, disebut berbeda karena Persebaya hanya mengeluarkan 30 persen dari strategi permainan.
Kini setelah meraih kemenangan perdana, Munster sedang fokus untuk menghadapi laga Liga 1 selanjutnya melawan tuan rumah Malut United.
"Saat ini, untuk menatap laga selanjutnya kami akan fokus 100 persen menghadapi Malut United," tegasnya.
Untuk meraih hasil maksimal, Munster berupaya memulihkan kondisi kebugaran dan mental para pemain setelah menghadapi PSS Sleman.
Hal itu juga tidak lepas dari penampilan tim asuhannya yang masih agak demam panggung menjalani laga perdana Liga 1.
"Seperti yang saya katakan kemarin, pertandingan pertama masih banyak pemain yang grogi, saat ini bagaimana saya harus menguatkan lagi taktik bermain, recovery dan mengembalikan mental mereka untuk bertanding melawan Malut," ujarnya.
Namun, pelatih asal Irlandia Utara tersebut juga berterima kasih kepada Bonek dan Bonita karena mencoba memahami strategi yang diterapkannya saat laga pramusim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
