
SEMANGAT TINGGI: Toni Firmansyah (kiri) berlatih bersama skuad Indonesia U-19 di Lapangan THOR, Surabaya, pada Kamis (11/7) malam. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com – Gelaran AFF U-19 2024 terasa istimewa bagi Toni Firmansyah. Kenapa? Sebab, gelandang Persebaya Surabaya itu akan bermain di kampung halamannya: Stadion Gelora Bung Tomo.
Toni lahir dan besar di Benowo, lokasi Stadion GBT. Rumahnya hanya berjarak 3 kilometer dari stadion berkapasitas 46 ribu penonton itu.
’’Karena main di rumah sendiri, saya sangat percaya diri. Bermain di kota kelahiran, target utama tentunya ingin membawa Indonesia meraih gelar juara,’’ ujar Toni.
Sudah tiga hari ini Toni berlatih di Surabaya bersama Indonesia U-19. Lantas, apakah dia menyempatkan diri untuk pulang ke rumah?
’’Saya nggak pulang sama sekali. Saya harus fokus dulu bersama timnas. Paling orang tua yang menemui saya,’’ beber pemain jebolan tim internal Putra Mars tersebut.
Toni mengaku sangat antusias. Apalagi saat bermain di Stadion GBT nanti. Sebab, sangat mungkin dia mendapat dukungan dari kedua orang tuanya dan keluarga besarnya.
’’Tentunya saya sudah siap menampilkan yang terbaik selama gelaran AFF U-19 kali ini,’’ terang pemain kelahiran 14 Januari 2005 tersebut.
Toni siap memberi bukti. Dia siap tampil lepas selama di lapangan. Tidak mau ada beban sama sekali.
’’Kalau terbebani, nggak lah ya. Kan saya memang punya target untuk bisa bermain bersama timnas (U-19). Saya harus bekerja keras dan menampilkan yang terbaik,’’ jelas Toni.
Dia mengatakan, tidak ada masalah dengan proses adaptasi. Dia juga mulai mengenal karakter dan gaya bermain penggawa lain.
’’Kalau (chemistry) antar pemain, saya kira semua sudah siap. Sebab, kami juga sudah lama menjalani training center. Sudah banyak pengalaman selama TC,’’ tambahnya.
Pelatih Indonesia U-19 Indra Sjafri mulai menggenjot persiapan anak asuhnya. Dia tidak hanya menyiapkan taktikal untuk setiap laga.
’’Yang paling penting, kami harus menyiapkan strategi untuk berturnamen. Bahwa di grup kami akan menghadapi tiga laga. Lalu, bagaimana kami harus menyelesaikan semua laga itu dengan baik,’’ beber pelatih 61 tahun itu. (gus/c7/ali)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
