
KONTRAK BARU: Beberapa pemain kunci Persebaya Surabaya musim lalu sudah mendapatkan kontrak baru seperti Bruno Moreira. (Instagram Bruno Moreira)
JawaPos.com — Masa transfer pemain selalu menjadi momen yang dinanti-nanti oleh para penggemar sepak bola, terutama untuk melihat pergerakan pemain-pemain bintang. Liga 1 Indonesia 2024/2025 saat ini sedang berada di masa transfer pemain, dan ini adalah waktu yang tepat untuk menilik kembali perjalanan para pemain yang telah meninggalkan Persebaya Surabaya dengan nilai transfer yang fantastis.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, berikut adalah daftar pemain paling berharga yang hengkang dari Persebaya dalam beberapa waktu terakhir.
Diogo Campos menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian. Pemain asal Brasil, yang berposisi sebagai gelandang serang ini, hengkang menuju Borneo FC Samarinda pada musim 2019/2020.
Dengan harga pasaran yang mencapai Rp6,52 miliar, Diogo menjadi salah satu pemain termahal yang pernah keluar dari Persebaya. Diogo Campos dikenal dengan kemampuan dribbling dan kreativitasnya dalam mengatur serangan, membuatnya menjadi aset berharga bagi setiap tim yang diperkuatnya.
Tidak hanya Diogo Campos, Taisei Marukawa juga meninggalkan jejak yang signifikan. Pemain asal Jepang ini bermain sebagai sayap kiri dan hengkang ke PSIS Semarang pada musim 2022/2023. Marukawa, yang saat itu berusia 25 tahun, memiliki nilai pasaran yang sama dengan Diogo Campos, yakni Rp6,52 miliar. Kepindahannya ke PSIS Semarang menjadi salah satu transfer yang cukup menggemparkan, mengingat performa impresifnya selama berseragam Persebaya.
Makan Konate, gelandang serang asal Mali, juga masuk dalam daftar pemain dengan nilai transfer tertinggi. Pada musim 2020/2021, Konate memutuskan untuk melanjutkan kariernya di Terengganu FC. Dengan harga pasaran Rp6,52 miliar, Konate membawa pengalaman dan kemampuan luar biasa di lini tengah yang menjadi kekuatan bagi tim barunya. Selama di Persebaya, dia dikenal sebagai playmaker ulung yang mampu mengendalikan tempo permainan dan memberikan assist-assist berkelas.
Selanjutnya, Dusan Stevanovic, bek tengah asal Serbia, meninggalkan Persebaya pada musim 2024/2025 untuk bergabung dengan FK TSC. Pada usia 28 tahun, nilai pasaran Stevanovic mencapai Rp6,08 miliar. Sebagai seorang bek tangguh, Stevanovic memiliki kemampuan bertahan yang solid dan juga kontribusi dalam serangan lewat bola-bola mati, membuatnya menjadi incaran banyak klub.
Amido Balde, striker asal Guinea-Bissau, hengkang dari Persebaya menuju PSM Makassar pada musim 2019/2020. Dengan nilai pasaran Rp6,08 miliar, Balde dikenal sebagai penyerang tajam dengan kemampuan heading yang mematikan. Selama bermain untuk Persebaya, Balde kerap menjadi momok bagi pertahanan lawan dengan ketajamannya di depan gawang lawan.
Robson Duarte, sayap kanan asal Brasil, adalah pemain lain yang mencatatkan nilai transfer tinggi. Pada musim 2024/2025, dia pindah ke Amazonas dengan harga pasaran Rp5,65 miliar. Pada usia 31 tahun, Duarte membawa kecepatan dan ketajaman dalam menyerang, membuatnya menjadi salah satu pemain sayap yang ditakuti di Liga 1.
Ze Valente, gelandang serang asal Portugal, juga turut memperkuat daftar ini. Hengkang pada musim 2024/2025 ke Persik Kediri, Valente memiliki nilai pasaran Rp5,65 miliar. Pemain berusia 30 tahun ini dikenal dengan visi permainan yang luas dan kemampuan dalam mencetak gol dari lini kedua, menjadikannya sebagai playmaker yang diandalkan.
Rizky Ridho, bek tengah muda berusia 21 tahun, memutuskan untuk pindah ke Persija Jakarta pada musim 2023/2024. Dengan nilai pasaran Rp5,65 miliar, Ridho adalah salah satu produk akademi Persebaya yang berhasil mencuri perhatian dengan performa solidnya di lini pertahanan. Keberangkatannya ke Persija diharapkan dapat memberikan kesempatan baginya untuk berkembang lebih jauh lagi.
Bruno Moreira, sayap kiri asal Brasil, pindah ke Niki Volou pada musim 2022/2023 dengan nilai pasaran Rp5,21 miliar. Pada usia 23 tahun, Moreira dikenal dengan dribbling cepat dan kemampuan mencetak gol dari sisi sayap, membuatnya menjadi salah satu prospek muda yang menarik. Beruntung, dia kembali menjadi keluarga besar Persebaya.
Terakhir, David da Silva, striker berpengalaman asal Brasil, hengkang pada musim 2020/2021 ke Persib Bandung dengan nilai pasaran Rp5,21 miliar. Pemain berusia 31 tahun ini memiliki rekam jejak mencetak gol yang impresif selama bermain di Liga 1, menjadikannya salah satu striker paling mematikan di liga.
Keputusan para pemain ini untuk meninggalkan Persebaya tidak hanya dipengaruhi oleh nilai transfer yang tinggi, tetapi juga oleh peluang untuk mengembangkan karier mereka di tempat baru. Harga-harga pasaran yang tercatat menunjukkan betapa berharganya para pemain ini dalam kancah sepak bola Indonesia, serta kontribusi signifikan yang telah mereka berikan selama bermain untuk Persebaya.
Persebaya, sebagai salah satu klub besar di Indonesia, terus menjadi magnet bagi pemain-pemain berbakat, baik lokal maupun internasional. Keberhasilan dalam mengelola transfer pemain dengan harga tinggi ini juga mencerminkan manajemen klub yang profesional dan visioner dalam membangun tim yang kompetitif di berbagai ajang.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
