
Suasana pertandingan Reuni Legenda Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kota Palembang, Minggu (30/6/2024)
JawaPos.com-Sebanyak 21.567 orang menyaksikan pertandingan Reuni Legenda Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kota Palembang, Minggu.
Pertandingan itu mempertemukan para Legenda SFC yang terbagi menjadi dua tim, yaitu tim Hati dan tim Mata.
Tim Hati diisi oleh pemain SFC era 2012, yaitu Rifki Mokodompit, Achmad Jufrianto, Boby Satria, Mahyadi, Supriado, Jarot, Septarianyo, M Ridwan, Tantan, Arif Suyono, Budi Sudarsono, Andi Irawan, Siswato, dan tim ini dinakhodai Kas Hartadi.
Sedangkan, tim Mata berisikan pemain SFC era 2007, yaitu Ferry Rotinsulu, Charis Yulianto, Ambrizal, Slamet Riyadi, Wijay, Worabay, Isnan Ali, Toni Sucipto, Nasuha, Keits Kayamba Gumbs, Oktavianus, Dede Sulaiman, dan Amirul Mukminin, dan dinakhodai Rahmad Darmawan.
Laga yang berlangsung 2x30 menit itu berjalan cukup seru dan menarik karena kedua tim saling jual beli serangan. Namun, pada menit ke-16 tembakan keras dari luar kotak penalti oleh Wijay membuat tim Mata unggul 1-0.
Pada menit ke-26 anak asuh Kas Hartadi bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol cantik Tantan. Dan hingga peluit babak pertama berbunyi skor tetap bertahan 1-1 untuk kedua tim.
Memasuki babak kedua pertandingan, pada menit ke-40 Budi Sudarsono berhasil menciptakan gol untuk tim Hati untuk unggul 2-1.
Akan tetapi, skor kembali berubah menjadi 2-2 usai striker sekaligus kapten tim Mata Kayamba mencetak gol di penghujung babak kedua pada menit ke-72.
Sebelum laga berakhir, terdapat momen unik pada menit ke-74 saat pelatih kedua tim masuk ke lapangan sebagai pemain yang disambut decak tawa para penonton yang hadir. Hingga peluit babak kedua berbunyi skor masih bertahan 2-2, sehingga dilanjutkan hingga babak adu penalti.
Dalam adu penalti, anak asuh Kas Hartadi atau tim Hati keluar menjadi pemenang dengan skor 8-7.
Rahmad Darmawan usai pertandingan tersebut mengucapkan terima kasih karena dengan pertandingan reuni ini ia kembali melihat pemandangan luar biasa dari suporter.
"Sangat bahagia dengan pertandingan hari ini, surprise sekali melihat antusisme penonton yang hadir," katanya.
Menurutnya, atmosfer yang luar biasa ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk menciptakan momentum dan mengembalikan SFC kepada muruahnya.
"Dengan atmosfer yang luar biasa ini haru menjadi motivasi untuk menciptakan momentum di tim SFC untuk dapat kembali berlaga pada Liga 1 Indonesia," kata dia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
