
Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengangkat kepalanya usai timnya kalah 0-3 saat melawan Dewa United pada pertandingan pekan ke-31 Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (16/4)
JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster menjadikan laga Liga 1 Indonesia melawan Persik Kediri sebagai bahan penilaian pemain yang layak lanjuta pada musim 2024/2025, dikutip dari ANTARA.
"Ini adalah bagian dari para pemain yang bermain untuk musim depan. Mereka juga tahu terkait kontrak itu, jadi semuanya apa kata pemain pada saat berlaga," kata dia dalam konferensi pers di Surabaya pada Sabtu (27/4).
Baca Juga: Begini Kronologi Perempuan Tertabrak KA Mutiara Timur di Waru Sidoarjo Tapi masih Selamat
Dia mengaku hanya bisa mempersiapkan pemain secara mental, fisik dan taktik serta memberikan informasi soal lawan.
"Jadi ketika pemain melewati garis putih (masuk lapangan) saya tidak bisa masuk dan membantu, pemain harus melakukan yang terbaik yang mereka bisa," kata pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.
Namun dia percaya pemain-pemain asuhannya mematuhi skema yang telah disepakati bersama.
Dia juga beranggapan para pemain sudah memahami bahwa pertandingan melawan Persik harus bermain demi kebanggaan.
"Kebanggaan untuk diri sendiri, keluarganya, untuk para pendukung, Bonek Bonita dan orang-orang Surabaya. Inilah yang saya maksud dengan bermain untuk kebanggaan," kata dia.
Pemain Persebaya Arief Catur Pamungkas berharap timnya meraih tiga poin dari laga terakhir ini.
"Kami sudah siap berjuang untuk laga terakhir besok supaya bisa bahagia di akhir kompetisi ini dengan kemenangan," kata dia.
Menurut Catur, para pemain saling membantu dan menyemangati untuk meningkatkan kualitas pada pertandingan esok.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
