
Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengangkat kepalanya usai timnya kalah 0-3 saat melawan Dewa United pada pertandingan pekan ke-31 Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (16/4)
JawaPos.com - Persebaya harus merelakan Dewa United mendapat tiga poin. Dalam laga lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (16/4), Persebaya kalah dari Dewa United dengan skor 0-3.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, tentu menyayangkan kekalahan yang dialami skuadnya.
Meski terdapat kesalahan yang dilakukan anak asuhnya dalam laga ini, Paul Munster menegaskan bahwa tidak boleh ada pemain yang dipersalahkan secara individu.
Menurut Paul, sama halnya seperti kemenangan, kekalahan juga harus ditanggung seluruh tim. Baginya, menang atau kalah, seluruh bagian tim tetap menanggungnya bersama.
“Menang kalah kita tetap bersama. Saya berharap, jangan menyalahkan individu pemain karena hasil ini. Kalau mau menyalahkan, salahkan saya, saya akan melindungi pemain saya,” kata Paul Munster dalam sesi konferensi pers, dikutip dari laman resmi Persebaya, Selasa (16/4).
Munster menyebut dirinya telah mengantongi catatan performa seluruh anak asuhnya dalam pertandingan ini. Ia juga menyayangkan reaksi para pemainnya usai gol pertama lawan.
“Bagaimana pemain di lapangan bereaksi setelah kebobolan gol pertama, tidak cukup bagus. Namun, sekali lagi, ini kesalahan kolektif, bukan satu dua pemain,” tegas Paul.
Sang pelatih juga mengajak seluruh pemain serta para suporter untuk menatap ke depan dengan optimis. Persebaya masih memiliki tiga laga yang perlu diperjuangkan.
“Kita harus tetap bersatu, tim dan suporter, tolong tetap bersatu,” kata Paul Munster.
Saat ini, Persebaya tertahan di posisi ke-10 klasemen Liga 1. Selanjutnya, anak asuh Paul Munster akan melakoni laga tandang melawan Persib pada Sabtu (20/4).
“Secara keseluruhan, evaluasi saja tidak cukup. Apa yang salah? Semua orang melakukan kesalahan, dan itu terjadi dalam sepak bola. Dunia belum berakhir. Kami tetap bersatu, dan kami bersiap untuk pertandingan berikutnya,” pungkas Paul Munster.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
