Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Maret 2024 | 19.07 WIB

Rekor Pertemuan Shin Tae-yong vs Troussier, Berikut Komentar Troussier Tentang Naturalisasi Timnas Indonesia

OPTIMISTIS: Shin Tae-yong beberkan optimismenya ketika menjamu Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Vietnam nanti malam. (PSSI) - Image

OPTIMISTIS: Shin Tae-yong beberkan optimismenya ketika menjamu Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Vietnam nanti malam. (PSSI)

JawaPos.com — Malam itu, panggung Piala Asia 2023 Qatar akan menyajikan duel seru antara Timnas Indonesia dan Vietnam. Bagi skuad Garuda, laga ini bukan sekadar menjaga asa, tetapi juga harga diri di panggung Asia.

Lawan yang dihadapi bukanlah lawan baru, namun Vietnam, tetangga ASEAN yang selalu menjadi ujian berat. Apalagi, statistik tidak berpihak kepada Indonesia ketika melawan Vietnam. Tim Garuda belum pernah mencatat kemenangan melawan Vietnam, membuat misi malam itu semakin menantang.

Tidak hanya tentang pertandingan antara dua tim, laga ini juga menjadi ajang pertaruhan antara dua pelatih, Shin Tae-yong dan Phillipe Troussier, yang dikenal gemar menggunakan formasi yang sama, yaitu 3-4-3.

Melihat statistik keduanya, Shin Tae-yong telah menukangi Timnas Indonesia dalam 40 pertandingan dengan 20 kemenangan, sementara Troussier, yang memimpin Vietnam, telah menghadapi 10 pertandingan dengan 4 kemenangan. Kedua pelatih ini akan menumpuk tiga center back di lini belakang, sambil mengeksploitasi ruang di tepi lapangan dengan wing back masing-masing.

Di lini tengah, keduanya akan memainkan gelandang jangkar untuk menjaga stabilitas permainan.

Susunan pemain diperkirakan mengikuti formasi 3-4-3. Timnas Indonesia diharapkan menurunkan Nadeo Argawinata; Rizky Ridho, Jordi Amat, Elkan Baggott; Sandy Walsh, Justin Hubner, Ivar Jenner, Shayne Pattynama; Yakob Sayuri, Rafael Struick, dan Marselino Ferdinan. Sementara Vietnam diperkirakan menurunkan Filip Nguyen; Phan Tuan Tai, Bui Hoang Viet Anh, Nguyen Thanh Binh; Vo Minh Trong, Nguyen Tuan Anh, Nguyen Thai Son, Pham Xuan Manh; Nguyen Dinh Bac, Do Hung Dung; dan Pham Tuan Hai.

Namun, sorotan utama sebelum pertandingan adalah komentar Troussier tentang penggunaan pemain naturalisasi dalam Timnas Indonesia. Troussier menyatakan bahwa kehadiran pemain naturalisasi itu adalah langkah yang sah untuk meningkatkan sepak bola di suatu negara. Meskipun demikian, dia juga menunjukkan bahwa pengembangan sepak bola dari sumber daya dalam negeri adalah hal yang penting.

"Saya pikir ini tentang masalah bagaimana mengembangkan setiap sistem sepak bola. Berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa cara untuk mengembangkan sistem sepak bola di dalam negeri," kata Troussier pada sesi jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Rabu, jelang laga pertama melawan Vietnam di tempat yang sama Kamis (21/3) malam.

Troussier memberikan contoh tentang Jepang dan Korea, yang memiliki banyak pemain asing dalam liga domestik mereka. Dia mengungkapkan bahwa meskipun klub Jepang seperti Urawa Red Diamonds bisa sukses di level klub dengan para pemain asing, namun kontribusinya terhadap timnas Jepang tidak signifikan karena para pemain elite Jepang pergi ke luar negeri untuk bermain.

"Pertama, kita bisa mendorong pengembangan sepak bola dari sumber daya dalam negeri. Platform sepak bola semakin mendapat dukungan dari FIFA dan memberikan perhatian lebih untuk mengembangkan sepak bola lokal, mulai dari peningkatan kualitas pemain hingga stadion dan wasit," lanjutnya.

"Lihat saja Jepang dan Korea, latar belakang sepak bola yang banyak pemain asingnya. Di Jepang, Urawa Red Diamonds Club bisa menjuarai Liga Champions AFC, namun kontribusinya terhadap timnas nol, karena para pemain elite Jepang pergi ke luar negeri untuk bermain," tambahnya.

Timnas Indonesia sendiri telah merasakan imbas positif dari kehadiran pemain naturalisasi. Mereka berhasil mencatat pencapaian gemilang dengan mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023, yang menjadi bukti bahwa strategi ini telah membawa hasil positif.

Dengan atmosfer penuh ketegangan dan harapan, pertandingan malam ini tidak hanya menjadi ajang untuk merebut kemenangan, tetapi juga untuk membuktikan potensi dan kemampuan dari masing-masing tim. Bagi Timnas Indonesia, ini adalah kesempatan untuk mengubah catatan buruk melawan Vietnam, sementara bagi Vietnam, ini adalah kesempatan untuk mempertahankan dominasi mereka.

Jadi, saksikanlah pertarungan seru malam ini antara Timnas Indonesia dan Vietnam, di mana tidak hanya poin yang dipertaruhkan, tetapi juga harga diri dan kebanggaan sebagai timnas yang berjuang untuk meraih kejayaan di panggung Asia.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore