
MEMORI KELAM: Wahyudi Hamisi ketika membela Borneo FC melakukan tekel brutal ke kaki Robertino Pugliara yang membuat Robertino pensiun lebih cepat. (Borneo FC)
JawaPos.com — Pertandingan yang penuh drama antara Persebaya Surabaya dan Borneo FC pada musim sebelumnya masih membekas dalam ingatan para penggemar sepak bola Indonesia.
Salah satu momen yang menjadi sorotan utama dalam laga tersebut adalah tekel brutal yang dilakukan oleh pemain Borneo FC, Wahyudi Hamisi, terhadap pemain Persebaya Surabaya, Robertino Pugliara pada 13 Oktober 2018. Tekel tersebut tidak hanya menandai akhir karier Robertino Pugliara, tetapi juga menimbulkan kontroversi yang panjang.
Pada saat itu, laga antara Persebaya Surabaya dan Borneo FC berlangsung sengit di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Namun, pada menit ke-20, suasana lapangan berubah drastis ketika Robertino Pugliara harus ditarik keluar lapangan setelah menjadi korban tekel brutal dari Wahyudi Hamisi. Robertino Pugliara, yang merupakan gelandang kreatif dan "playmaker" utama Persebaya Surabaya kala itu, harus menyelesaikan karier sepak bolanya lebih cepat karena cedera serius yang dialaminya.
Statistik Robertino Pugliara selama berseragam Persebaya Surabaya berdasarkan data dari Transfermarkt:
Penampilan 22
Gol 1
Assists 5
Kartu Kuning 0
Kartu Kuning Kedua 1
Kartu Merah 0
Menit Bermain 1.678
Insiden tersebut menjadi titik balik dalam pertandingan antara kedua tim. Meskipun Persebaya Surabaya terus berusaha menekan pertahanan Borneo FC, gol tunggal dari Matias Conti pada menit ke-23 babak pertama membuat Borneo FC unggul. Gol tersebut berawal dari kehilangan bola oleh bek kanan Persebaya Surabaya, yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Borneo FC untuk mencetak gol.
Meskipun berusaha untuk menyamakan kedudukan, Persebaya Surabaya gagal memanfaatkan peluang yang ada. Meskipun demikian, keberanian dan semangat untuk mencari gol tidak pernah padam dari Green Force.
Menjelang pertandingan tandang mereka kontra Borneo FC pada pekan ini, Kamis (7/3), bayangan insiden tekel brutal yang dialami oleh Robertino Pugliara masih menghantui skuad Persebaya Surabaya, apalagi Wahyudi Hamisi yang mengakhiri karier Robertino Pugliara baru saja menendang kepala Bruno Moreira di laga Persebaya Surabaya vs PSS Sleman kemarin, Minggu (3/3). Meskipun telah berlalu beberapa waktu sejak kejadian itu terjadi, luka yang ditinggalkan oleh kepergian Robertino Pugliara masih terasa dalam tim.
Ketika memasuki laga tandang kontra Borneo FC, Persebaya Surabaya dipaksa untuk menghadapi tantangan baru. Selain menghadapi tekanan untuk meraih hasil positif, mereka juga harus menghadapi bayangan dari insiden tragis yang terjadi pada musim sebelumnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
