Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Maret 2024 | 21.50 WIB

Jelang Laga Tandang, Persebaya Dihantui Memori Kelam Tekel Brutal Wahyudi Hamisi Ketika Berseragam Borneo FC

MEMORI KELAM: Wahyudi Hamisi ketika membela Borneo FC melakukan tekel brutal ke kaki Robertino Pugliara yang membuat Robertino pensiun lebih cepat. (Borneo FC) - Image

MEMORI KELAM: Wahyudi Hamisi ketika membela Borneo FC melakukan tekel brutal ke kaki Robertino Pugliara yang membuat Robertino pensiun lebih cepat. (Borneo FC)

JawaPos.com — Pertandingan yang penuh drama antara Persebaya Surabaya dan Borneo FC pada musim sebelumnya masih membekas dalam ingatan para penggemar sepak bola Indonesia.

Salah satu momen yang menjadi sorotan utama dalam laga tersebut adalah tekel brutal yang dilakukan oleh pemain Borneo FC, Wahyudi Hamisi, terhadap pemain Persebaya Surabaya, Robertino Pugliara pada 13 Oktober 2018. Tekel tersebut tidak hanya menandai akhir karier Robertino Pugliara, tetapi juga menimbulkan kontroversi yang panjang.

Pada saat itu, laga antara Persebaya Surabaya dan Borneo FC berlangsung sengit di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Namun, pada menit ke-20, suasana lapangan berubah drastis ketika Robertino Pugliara harus ditarik keluar lapangan setelah menjadi korban tekel brutal dari Wahyudi Hamisi. Robertino Pugliara, yang merupakan gelandang kreatif dan "playmaker" utama Persebaya Surabaya kala itu, harus menyelesaikan karier sepak bolanya lebih cepat karena cedera serius yang dialaminya.

Statistik Robertino Pugliara selama berseragam Persebaya Surabaya berdasarkan data dari Transfermarkt:

Penampilan 22

Gol 1

Assists 5

Kartu Kuning 0

Kartu Kuning Kedua 1

Kartu Merah 0

Menit Bermain 1.678

Insiden tersebut menjadi titik balik dalam pertandingan antara kedua tim. Meskipun Persebaya Surabaya terus berusaha menekan pertahanan Borneo FC, gol tunggal dari Matias Conti pada menit ke-23 babak pertama membuat Borneo FC unggul. Gol tersebut berawal dari kehilangan bola oleh bek kanan Persebaya Surabaya, yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Borneo FC untuk mencetak gol.

Meskipun berusaha untuk menyamakan kedudukan, Persebaya Surabaya gagal memanfaatkan peluang yang ada. Meskipun demikian, keberanian dan semangat untuk mencari gol tidak pernah padam dari Green Force.

Menjelang pertandingan tandang mereka kontra Borneo FC pada pekan ini, Kamis (7/3), bayangan insiden tekel brutal yang dialami oleh Robertino Pugliara masih menghantui skuad Persebaya Surabaya, apalagi Wahyudi Hamisi yang mengakhiri karier Robertino Pugliara baru saja menendang kepala Bruno Moreira di laga Persebaya Surabaya vs PSS Sleman kemarin, Minggu (3/3). Meskipun telah berlalu beberapa waktu sejak kejadian itu terjadi, luka yang ditinggalkan oleh kepergian Robertino Pugliara masih terasa dalam tim.

Ketika memasuki laga tandang kontra Borneo FC, Persebaya Surabaya dipaksa untuk menghadapi tantangan baru. Selain menghadapi tekanan untuk meraih hasil positif, mereka juga harus menghadapi bayangan dari insiden tragis yang terjadi pada musim sebelumnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore