Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Maret 2024 | 00.20 WIB

Menelusuri Jejak Warisan Galatama dari Semen Padang yang Baru Saja Promosi ke Liga 1 Indonesia

RAYAKAN HARI BERSEJARAH: Semen Padang FC ketika merayakan lolosnya mereka ke Liga 1 Indonesia musim depan. (Semen Padang FC) - Image

RAYAKAN HARI BERSEJARAH: Semen Padang FC ketika merayakan lolosnya mereka ke Liga 1 Indonesia musim depan. (Semen Padang FC)

JawaPos.com — Kompetisi sepak bola di Indonesia telah melalui berbagai era dan perubahan, dari Galatama hingga Liga 1. Namun, sejarah Galatama, sebagai embrio sepak bola profesional Indonesia, tetap membawa jejaknya hingga saat ini.

Di tengah perubahan dan pergeseran kompetisi, terdapat lima tim warisan Galatama yang masih eksis dan aktif berkompetisi di panggung sepak bola Indonesia.

Arema FC: Mengusung Semangat Singo Edan

Arema FC, tim asal Malang, merupakan salah satu warisan Galatama yang masih bertahan hingga saat ini. Dulunya dikenal sebagai Arema Malang di era Galatama, tim ini kemudian lahir pada 1987 dan meraih gelar juara Galatama pada musim 1992/1993. Sejak itu, Arema FC menjadi salah satu tim paling representatif dari era Galatama.

Meskipun perjalanan finansialnya tidak selalu mulus, Arema FC tetap kukuh di lapangan. Mereka dikenal sebagai tim spesialis turnamen dengan berbagai gelar yang berhasil mereka raih, seperti Inter Island Cup, Bali Island Cup, Bhayangkara Cup, dan Trofeo Persija. Pada 2022, Arema FC berhasil meraih gelar juara Piala Presiden, menambah daftar prestasi mereka.

Namun, di balik kesuksesan di lapangan, Arema FC juga menghadapi tantangan finansial yang tak terelakkan. Meskipun demikian, loyalitas pemain dan semangat bertanding yang tinggi tetap menjadi kunci keberhasilan tim ini.

Barito Putera: Kuda Hitam dari Banjarmasin

Barito Putera, tim asal Banjarmasin, lahir pada 1988 dan menjadi salah satu tim stabil di kompetisi sepak bola Indonesia. Meskipun belum pernah menorehkan prestasi gemilang di era Galatama, Barito Putera tetap eksis hingga saat ini dan terus berkompetisi di Liga 1.

Dukungan finansial yang kuat dari pengusaha ternama di Kalimantan, Abdussamad Sulaiman HB, membuat Barito Putera menjadi salah satu kuda hitam dalam kompetisi. Meskipun demikian, mereka masih berjuang untuk meraih prestasi terbaik di pentas sepak bola Tanah Air.

Madura United: Pewaris DNA Pelita Jaya

Madura United, meskipun tidak pernah tercatat sebagai kontestan di Galatama, mewarisi DNA dari tim besar Pelita Jaya. Pelita Jaya adalah salah satu tim penguasa Galatama dengan berbagai gelar yang berhasil mereka raih.

Setelah penyatuan Galatama dan Perserikatan, Pelita Jaya mengalami berbagai perubahan nama dan markas. Hingga akhirnya, tim ini berganti nama menjadi Madura United yang sampai saat ini masih eksis dan berkompetisi di Liga 1.

Dengan dukungan finansial yang kuat dan kemampuan untuk membentuk skuad bertabur bintang, Madura United terus berusaha untuk meraih prestasi terbaik di panggung sepak bola Indonesia.

Semen Padang: Stabil di Urusan Manajerial

Semen Padang adalah salah satu tim yang bisa dibilang stabil dalam urusan manajerial di era Galatama. Didukung oleh PT Semen Padang, tim ini berhasil meraih gelar juara Galatama pada 1982.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore