
RAYAKAN HARI BERSEJARAH: Semen Padang FC ketika merayakan lolosnya mereka ke Liga 1 Indonesia musim depan. (Semen Padang FC)
JawaPos.com — Kompetisi sepak bola di Indonesia telah melalui berbagai era dan perubahan, dari Galatama hingga Liga 1. Namun, sejarah Galatama, sebagai embrio sepak bola profesional Indonesia, tetap membawa jejaknya hingga saat ini.
Di tengah perubahan dan pergeseran kompetisi, terdapat lima tim warisan Galatama yang masih eksis dan aktif berkompetisi di panggung sepak bola Indonesia.
Arema FC: Mengusung Semangat Singo Edan
Arema FC, tim asal Malang, merupakan salah satu warisan Galatama yang masih bertahan hingga saat ini. Dulunya dikenal sebagai Arema Malang di era Galatama, tim ini kemudian lahir pada 1987 dan meraih gelar juara Galatama pada musim 1992/1993. Sejak itu, Arema FC menjadi salah satu tim paling representatif dari era Galatama.
Meskipun perjalanan finansialnya tidak selalu mulus, Arema FC tetap kukuh di lapangan. Mereka dikenal sebagai tim spesialis turnamen dengan berbagai gelar yang berhasil mereka raih, seperti Inter Island Cup, Bali Island Cup, Bhayangkara Cup, dan Trofeo Persija. Pada 2022, Arema FC berhasil meraih gelar juara Piala Presiden, menambah daftar prestasi mereka.
Namun, di balik kesuksesan di lapangan, Arema FC juga menghadapi tantangan finansial yang tak terelakkan. Meskipun demikian, loyalitas pemain dan semangat bertanding yang tinggi tetap menjadi kunci keberhasilan tim ini.
Barito Putera: Kuda Hitam dari Banjarmasin
Barito Putera, tim asal Banjarmasin, lahir pada 1988 dan menjadi salah satu tim stabil di kompetisi sepak bola Indonesia. Meskipun belum pernah menorehkan prestasi gemilang di era Galatama, Barito Putera tetap eksis hingga saat ini dan terus berkompetisi di Liga 1.
Dukungan finansial yang kuat dari pengusaha ternama di Kalimantan, Abdussamad Sulaiman HB, membuat Barito Putera menjadi salah satu kuda hitam dalam kompetisi. Meskipun demikian, mereka masih berjuang untuk meraih prestasi terbaik di pentas sepak bola Tanah Air.
Madura United: Pewaris DNA Pelita Jaya
Madura United, meskipun tidak pernah tercatat sebagai kontestan di Galatama, mewarisi DNA dari tim besar Pelita Jaya. Pelita Jaya adalah salah satu tim penguasa Galatama dengan berbagai gelar yang berhasil mereka raih.
Setelah penyatuan Galatama dan Perserikatan, Pelita Jaya mengalami berbagai perubahan nama dan markas. Hingga akhirnya, tim ini berganti nama menjadi Madura United yang sampai saat ini masih eksis dan berkompetisi di Liga 1.
Dengan dukungan finansial yang kuat dan kemampuan untuk membentuk skuad bertabur bintang, Madura United terus berusaha untuk meraih prestasi terbaik di panggung sepak bola Indonesia.
Semen Padang: Stabil di Urusan Manajerial
Semen Padang adalah salah satu tim yang bisa dibilang stabil dalam urusan manajerial di era Galatama. Didukung oleh PT Semen Padang, tim ini berhasil meraih gelar juara Galatama pada 1982.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
