
Muhammad Iqbal (kanan) yang menjalani trial di tim Persebaya berbincang dengan paltih kepala, Aji Santoso usai sesi latihan di Stadion Gelora Sepuluh November, Surabaya, kemarin (28/12). FOTO: ANGGER BONDAN/JAWA POS
JawaPos.com-M. Iqbal akhirnya merasakan menjadi starter di Persebaya Surabaya. Dia dimainkan sejak menit awal oleh pelatih Aji Santoso saat Green Force menang 2-0 di kandang Madura United (29/1).
Di laga itu, Aji memainkan formasi 4-3-2-1. Iqbal berduet dengan Sho Yamamoto di belakang Victor. Karena baru kali ini bermain sebagai starter, penampilan Iqbal pun masih kurang gereget.
’’Ya, dia masih butuh adaptasi. Tapi, saya yakin kalau diberi jam terbang lagi, akan semakin bagus,’’ ujar Aji Santoso.
Meski ditaruh tepat di belakang striker, Iqbal lebih banyak bermain di sisi sayap kanan. Posisi yang sebenarnya tidak pernah dilakukannya selama ini. Baik ketika di timnas Indonesia U-19 maupun Persita Tangerang sebelumnya.
Posisi sebenarnya pemain asal Padang itu adalah gelandang tengah. Apalagi ketika di timnas U-19 beberapa tahun lalu. Gaya mainnya hampir sama dengan yang dimainkan Alwi Slamat.
Bagi Aji, tidak ada masalah. Dia melihat Iqbal masih bisa jauh berkembang. Selain itu, pemain berusia 22 tahun itu punya potensi lebih selain bermain di tengah. ’’Jadi, sudah bagian dari taktikal. Kami bisa memainkan lima gelandang sekaligus ataupun formasi biasanya, 4-3-3,’’ paparnya.
Iqbal menegaskan tidak masalah bermain di posisi mana pun. Sebagai pemain profesional, dia selalu siap jika pelatih memainkannya dalam pertandingan. ’’Malah harusnya lebih semangat,’’ katanya.
Pemain yang pernah berkarier di Liga 3 Korea Selatan bersama Chrongju FC itu mengaku menikmati perannya di Persebaya.
’’Saya yakin tim ini bagus untuk karier saya. Begitu sudah siap, saya pasti akan ke luar negeri lagi,’’ tegas pemain yang dikontrak Persebaya pada 3 Januari lalu itu. Di Persebaya, Iqbal dikontrak dengan durasi multiyear.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
