
ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN SUSUN PROGRAM: Fakhri Husaini dibebani target membawa Persela Lamongan kembali ke Liga 1.
JawaPos.com-Fakhri Husaini sudah punya jabatan anyar. Dia ditunjuk sebagai direktur akademi Deltras FC. Pelatih asal Bontang itu mulai menunaikan tugasnya.
Di antaranya bertemu jajaran pelatih akademi. Termasuk Rendi Irwan dan Martinus Novianto. Keduanya merupakan asisten pelatih di Deltras U-13 dan U-15.
Fakhri juga sudah melihat bagaimana The Lobster muda menjalani latihan. Hal itulah yang membuat dia menerima pinangan sebagai direktur akademi.
’’Saya melihat ada upaya serius dari manajemen Deltras FC. Apa itu? Yakni, untuk memperkuat pembinaan pemain muda melalui akademi Deltras,’’ ujar pelatih yang musim lalu sempat menukangi Borneo FC itu.
Menurut Fakhri, apa yang dilakukan The Lobster sudah luar biasa. Apalagi untuk tim Liga 2 yang sebelumnya sempat mati suri. Dia memastikan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan sebagai pemimpin akademi.
Fakhri menegaskan bakal mencari bibit muda berbakat di Sidoarjo. Apalagi, dia punya sejarah manis di Kota Delta. Yaitu, pernah membawa timnas U-16 juara Piala AFF U-16 pada 2018 lalu. Apalagi, kini dia juga tinggal di kawasan Waru, Sidoarjo.
’’Kini sebagai warga baru yang berdomisili di Sidoarjo, sudah selayaknya saya ikut berkontribusi membangun masa depan sepak bola Sidoarjo dengan menyiapkan pemain muda yang berkualitas,’’ tegas Fakhri.
Dia ingin melahirkan bakat baru seperti Brylian Aldama hingga si kembar Bagas-Bagus yang pernah dipolesnya. Pelatih 57 tahun itu pun senang bisa diberi kepercayaan di akademi Deltras.
’’Terima kasih atas amanah ini. Yang jelas, semua ini tentu tidak lepas dari dukungan stakeholder lainnya,’’ beber Fakhri.
Pihak manajemen memang tidak ragu memilih Fakhri. CEO Deltras FC Amir Burhannudin menganggap Fakhri sebagai sosok yang pas mengisi posisi direktur akademi.
’’Kami harap Fakhri bisa menularkan ilmunya kepada pemain-pemain muda itu. Karena pemain muda yang ada di Deltras junior ini juga memiliki potensi,’’ jelas Amir.
Potensi itu terlihat di Deltras U-13 dan U-15 yang berhasil lolos ke Piala Soeratin Asprov PSSI Jatim.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
