MEWARISKAN CINTA: Jersey Persebaya Surabaya bukan sekadar benda mati, jersey telah menjelma menjadi saksi sejarah yang diwariskan dari generasi ke generasi. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sore itu, Sabtu (3/2), Indimix Barito Space menjadi saksi ketika warna-warni jersey Persebaya Surabaya diulas secara mendalam.
Diskusi ini menghadirkan Fery Widyatama, penulis berpengalaman dari buku "Pasang Surut Sepak Bola Bumiputera di Surabaya 1926-1942", serta Yudha Mustopo dan Syarief Muhdor dari Surabaya Jersey Community (SJC).
Acara ini menjadi nyata berkat kolaborasi tiga brand lokal Surabaya, Maniac, Indimix, dan Kelana Kopi yang menjadi inisiator dari agenda yang terjadi pada Sabtu, (3/2), pukul 16.00 hingga 17.15 WIB.
Moderator Cak Tulus membimbing perbincangan dari era kolonial Belanda hingga desain terbaru musim 2023/2024, mengungkapkan lebih dari sekadar warna jersey, melainkan sebuah perjalanan sejarah dan identitas yang melekat pada jersey Persebaya Surabaya.
Yudha Mustopo, perwakilan dari Surabaya Jersey Community (SJC), memberikan perspektif unik sebagai pemateri dalam Indimix Fest. Dia menekankan bahwa forum diskusi seperti yang diadakan harus menjadi langganan, seiring dengan pentingnya mendiskusikan setiap elemen terkait jersey Persebaya Surabaya.
"Sejatinya acara seperti talkshow atau forum diskusi seperti kegiatan kita kemarin, harus sering diadakan, karena secuil atau sekecil apapun hal yang kita diskusikan di sana kedepannya akan menjadi satu bagian, pondasi penting bagi suporter, penggiat sejarah seperti mas Fery, dan kolektor seperti kami untuk mendukung, menghargai, dan mencintai Persebaya hingga mencapai tujuan lebih baik dari yang kita inginkan," ungkap Yudha Mustopo.
Forum diskusi semacam ini bukan hanya menyajikan tontonan ringan atau percakapan seputar jersey semata, melainkan menjadi simbol perpaduan antara suporter, sejarawan, dan kolektor. Acara semacam ini menjadi ruang penting untuk mendidik dan memberdayakan para penggemar sepak bola, terutama generasi baru tentang nilai-nilai sejarah dan emosi yang terkandung dalam jersey Persebaya Surabaya.
Jersey bukan hanya pakaian yang digunakan di lapangan, tetapi simbol kebanggaan dan identitas bagi setiap suporter. Dalam gelaran diskusi sore itu, Fery Widyatama membawa penonton kembali ke masa-masa sulit sejarah Persebaya Surabaya, di mana warna-warni jersey menjadi cermin perjuangan dan semangat para pemain.
Diskusi tersebut juga memaparkan bagaimana warna-warni jersey tidak hanya mencerminkan sejarah, tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia kolektibilitas.
Kolektor seperti Yudha Mustopo dan Syarief Muhdor dari SJC tidak hanya mengumpulkan jersey sebagai barang, tetapi sebagai bagian hidup yang membawa nilai-nilai kebersamaan, cinta, dan dukungan terhadap tim kesayangan.
Dalam era digital seperti sekarang, ruang diskusi atau talkshow menjadi jendela yang membuka wawasan. Kegiatan semacam ini tidak hanya membangun literasi dan pengetahuan seputar jersey Persebaya Surabaya, tetapi juga menghidupkan kembali nostalgia dan semangat suporter untuk terus mendukung klubnya.
Semakin banyaknya ruang diskusi atau talkshow tentang jersey Persebaya Surabaya, baik dari kacamata pegiat sejarah maupun kolektor, menjadi landasan yang kuat untuk melestarikan warisan budaya ini.
Dengan membuka ruang bagi pembicaraan yang mendalam, kita memberikan kesempatan kepada generasi baru untuk mengetahui, menghargai, dan mencintai perjalanan panjang jersey Persebaya.
Jersey Persebaya bukan hanya sekadar seragam atau pakaian olahraga. Jersey itu telah menjadi bagian dari identitas, sejarah, dan kolektibilitas. Diskusi semacam ini bukan hanya berhenti pada aspek visual atau estetika, tetapi juga menjadi alat untuk mewariskan semangat dan nilai-nilai kebersamaan kepada generasi yang akan datang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
