
TANPA SELEBRASI: Taises Marukawa jadi mimpi buruk Persebaya Surabaya di depan ribuan Bonek yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo. (Tim Media PSIS)
JawaPos.com – Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi pertandingan epik antara Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang pada Selasa, (30/1). Dalam laga klasik yang berakhir dengan skor 1-1, drama penuh emosi dan kejutan tercipta di setiap momen, terutama dengan gol dari mantan pemain Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa.
Dari menit 0-15, PSIS mencoba mengeksploitasi sisi kiri Persebaya yang ditempati oleh Reva Adi dan Bruno Moreira. Dua flank PSIS sangat aktif, sementara Persebaya Surabaya tampak lebih bertahan.
Taisei Marukawa menjadi masalah utama bagi lini belakang Persebaya Surabaya, menciptakan tendangan bebas berbahaya yang mengancam gawang Andhika Ramadhani.
Pada menit ke-20, Taisei Marukawa mencatatkan namanya di papan skor, membawa PSIS unggul 1-0. Namun, Persebaya Surabaya memberikan respons cepat pada menit ke-28 melalui gol Andre Oktaviansyah, memanfaatkan kesalahan umpan dari kiper PSIS.
Meskipun babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1, sisi kiri Persebaya Surabaya, yang sebelumnya menjadi pekerjaan rumah, tetap menjadi sorotan dengan beberapa kesulitan defensif.
Dalam hal akurasi umpan dilansir dari Statoskop, Persebaya Surabaya mencatatkan 79%, sedangkan PSIS lebih unggul dengan 87%. Ball possession juga menunjukkan dominasi PSIS dengan 60%, sedangkan Persebaya Surabaya hanya mencapai 40%.
Babak kedua dimulai dengan inisiatif serangan dari Persebaya Surabaya. Pada menit ke-53, peluang emas melalui kaki Paulo Henrique gagal dimanfaatkan, menyia-nyiakan peluang bagi Bruno Moreira yang menunggu di belakangnya.
Arief Catur tampil kokoh di flank kanan Persebaya Surabaya, mencegah eksploitasi dari Taisei Marukawa. Meskipun Persebaya Surabaya mendapatkan peluang, sepakan Paulo Henrique dan Robson Duarte pada menit ke-64 berhasil ditepis.
Penampilan Robson Duarte dan Peluang Emas Bruno Moreira
Hingga menit ke-70, Robson Duarte menjadi pemain paling aktif dengan melepaskan umpan kunci sebanyak empat kali. Peluang emas pada menit ke-77 untuk Bruno Moreira berhasil diselamatkan oleh Dewangga, saat kiper PSIS yang sudah mati langkah.
Meskipun Persebaya Surabaya berusaha keras, skor tetap 1-1 hingga akhir pertandingan. Terjadi kekacauan di pinggir lapangan pada waktu tambahan, dengan protes dari pihak PSIS. Meskipun begitu, skor akhir tetap tidak berubah.
Pada babak kedua, Persebaya Surabaya mencatat 14 shot dengan 8 on target. Sementara PSIS mencatat 12 shot dengan 4 on target. Terdapat pertukaran pemain pada menit ke-77, di mana Iqbal Ramadhan masuk menggantikan Ripal Wahyudi.
Pertandingan ini menjadi pemandangan yang tak terlupakan bagi para penggemar sepak bola. Gol dari mantan pemain Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa, menjadi momen kunci yang menggagalkan ambisi Persebaya Surabaya untuk meraih tiga poin perdana di Liga 1.
Meskipun Persebaya Surabaya menunjukkan tekad kuat dan mendominasi beberapa aspek statistik, termasuk akurasi umpan, kegagalan memanfaatkan peluang yang ada membuat ambisi mereka terhenti. Performa Paulo Henrique yang tidak begitu memuaskan, serta peluang-peluang emas yang terbuang, menjadi catatan hitam dalam pertandingan ini.
Pertanyaan besar yang muncul setelah pertandingan adalah mengapa sisi kiri Persebaya Surabaya masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Meskipun ada beberapa tanda-tanda perbaikan, kelemahan tersebut masih menjadi tantangan bagi tim.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
