Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Agustus 2022 | 18.57 WIB

Mencari Jalan Menemukan Konsistensi

Joko Susilo, pelatih Persik Kediri saat ditemui di El Cavana, Bandung, kemarin (21/3). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos - Image

Joko Susilo, pelatih Persik Kediri saat ditemui di El Cavana, Bandung, kemarin (21/3). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

SAYA sudah siapkan jawaban ini: Arema FC pasti menang. Bukan karena saya mantan pelatih Singo Edan. Mari dilihat secara objektif.

Konfidensi Arema FC sedang bagus-bagusnya. Mereka baru saja menang 4-2 atas RANS Nusantara FC (24/8). Bagaimana Persija? Sama, menang di laga terakhir. Unggul tipis 1-0 atas Persita Tangerang (24/8). Saya yakin laga akan berjalan sangat alot.

Tapi, Singo Edan punya satu keuntungan, yakni status tuan rumah.

Dukungan Aremania sangat luar biasa. Apalagi tiket sold out. Stadion Kanjuruhan akan full. Dukungan Aremania tidak akan surut sepanjang laga. Tekanan besar akan dirasakan tim tamu. Sebaliknya, spirit penggawa Arema FC akan semakin edan.

Sebenarnya, Arema dan Persija punya kesamaan: belum konsisten. Sejak juara Piala Presiden 2022, performa Singo Edan naik turun. Tapi, itu biasa, wajar. Arema FC memang seperti itu dan selalu begitu. Kesulitan mencari konsistensi. Tapi, kalau sudah klik, jangan ditanya. Musim lalu mereka tak terkalahkan sampai 23 kali secara beruntun.

Kemenangan lawan Persija bisa jadi kunci konsistensi. Kesempatan menang di home cukup besar. Toh, saya melihat Persija dengan pelatih top Eropa-nya belum menemukan peak. Macan Kemayoran belum konsisten. Saya tidak tahu penyebabnya. Mungkin karena ini masih awal-awal musim sehingga belum menemukan performa terbaiknya.

Mari beralih ke laga lainnya. Borneo FC kontra Persis Solo. Saya prediksi tuan rumah yang menang. Skornya mungkin bisa 2-0. Alasannya, Borneo FC main di kandang. Saya juga melihat materi pemain. Borneo FC dan Persis Solo memang punya skuad yang bagus. Tapi, saya melihat Borneo FC unggul tipis.

Pesut Etam mendatangkan pemain baru yang tepat. Stefano Lilipaly, Matheus Pato, termasuk pemain asal Jepang Kei Hirose. Pemain baru dan lama saling melengkapi. Secara teamwork, Borneo FC juga jauh lebih bagus. Saya tidak meremehkan Persis. Coach Rasiman cukup bagus kok. Tapi dari faktor-faktor itu, Borneo FC lebih unggul.

Malah saya pikir Borneo FC musim ini bisa jadi ancaman. Performa mereka memang cukup luar biasa. Apakah berpeluang juara? Semua tim punya kans itu. Termasuk Borneo FC. Tapi, rasa-rasanya kok sulit bagi Pesut Etam untuk juara. Meski, saya yakin mereka akan finis di papan atas.

Terakhir, ada satu laga yang saya prediksi berakhir seri. Bhayangkara FC kontra Persita Tangerang bakal sama kuat. Mengapa? Bhayangkara FC selama ini kalau menang pasti dengan skor tipis. Persita saat ini sedang sangat bagus, tapi kadang mereka juga bisa drop. Jadi, saya rasa laga akan berimbang.

Kalaupun gagal imbang, susah diprediksi siapa yang menang. Intinya cuma satu: pemain asing kedua tim akan jadi pembeda. Saya rasa Bhayangkara FC maupun Persita sangat bergantung kepada pemain asingnya. Tinggal dilihat nanti mana yang lebih moncer.

*) JOKO SUSILO, Mantan pelatih Arema FC dan Persik Kediri

**) Disarikan dari wawancara dengan Bagus Putra Pamungkas

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore