
KERJA KERAS: Shin Tae-yong akan bekerja keras untuk meraih keajaiban ketika Timnas Indonesia menghadapi Australia, Minggu (28/1). (Tim Media PSSI)
JawaPos.com – Pada babak 16 besar Piala Asia 2023, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong siap meladeni kekuatan tim tangguh, Australia. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Jassim bin Hamad, Al Rayyan, Qatar, pada Minggu (28/1), menjadi momen penting bagi Garuda untuk menunjukkan kemampuan dan semangat juang mereka.
"Laga besok tidak akan mudah bagi kami, terlebih Australia adalah salah satu tim terbaik di Piala Asia 2023," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Sabtu (27/1).
Dengan penuh pengalaman sebagai mantan pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018, Shin Tae-yong mengakui kekuatan dan ketangguhan Australia sebagai aspek terkuat yang dimiliki oleh lawan mereka.
Meskipun menyadari tantangan berat, Shin Tae-yong tetap optimistis dengan persiapan yang telah dilakukan oleh skuad Indonesia. "Kami menjalani persiapan bagus dan kami akan menunjukkan energi bagus dari pemain-pemain muda. Semoga kami menjalani laga yang bagus besok," tambahnya.
Sejarah mencatat bahwa Indonesia, di bawah asuhan Shin Tae-yong, berhasil mencapai 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya. Keberhasilan ini diraih melalui jalur peringkat tiga terbaik setelah laga pamungkas Grup F antara Kyrgyzstan vs Oman berakhir imbang 1-1.
Keberuntungan seolah berpihak pada Garuda, dan dengan modal tiga angka hasil kemenangan 1-0 atas Vietnam pada laga kedua Grup D, Indonesia melangkah ke fase gugur Piala Asia 2023.
Shin Tae-yong, ketika ditanya apakah keberhasilannya membawa Indonesia melalui babak kualifikasi terasa lebih besar dibanding saat membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018, memberikan respons yang bijaksana. "Meskipun saya akan sangat senang jika keajaiban lain datang kepada saya dan Indonesia. Namun, jelas ini tidak mudah," ungkapnya.
Pada Piala Dunia 2018, pada 27 Juni di Kazan Arena, Rusia, Korsel yang dilatih Shin Tae-yong berhasil mengalahkan juara bertahan Jerman dengan skor 2-0. Namun, kini fokusnya tertuju pada pertandingan besok melawan Australia, di mana keberhasilan akan menjadi suatu keajaiban yang tidak terlupakan bagi sepak bola Indonesia.
"Sikap kami adalah tidak pernah menyerah. Kendati lawan sangat tangguh, kami akan bermain dengan mentalitas kuat. Kami tak pernah menyerah dan akan fokus pada pertandingan," tegas Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia, yang saat ini duduk di peringkat 147, harus bersiap menghadapi tim kuat Australia yang menjadi lawan berat di 16 besar.
Pemain bertahan Pratama Arhan, yang lemparan jauhnya menjadi pemicu gol Sandy Walsh ke gawang Jepang dalam laga penyisihan Grup D Piala Asia 2023, juga turut memberikan pandangannya.
"Persiapan kami pemain dan staf sangat baik. Kami pemain sudah siap untuk menjalani pertandingan nanti. Pemain sudah sepakat untuk bekerja keras di lapangan," kata Arhan dengan keyakinan tinggi.
Dengan semangat juang dan persiapan yang matang, timnas Indonesia berkomitmen untuk memberikan perlawanan terbaiknya di lapangan. Shin Tae-yong dan Pratama Arhan menegaskan bahwa tidak ada kata menyerah dalam kampanye mereka di Piala Asia 2023.
Mereka siap menyajikan pertandingan yang penuh gairah dan kejutan bagi penonton yang hadir di Stadion Jassim bin Hamad, Al Rayyan, Qatar, pada Minggu (28/1).
Sebagai wakil Indonesia, timnas yang kini dikenal sebagai Garuda berharap bisa menorehkan sejarah baru dengan meraih kemenangan atas Australia di 16 besar Piala Asia 2023.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
