
TIM MEDIA PSIS SEMARANG PENGALAMAN: Bergabungnya Rory Grand diharapkan bisa membuat penampilan para penjaga gawang PSIS Semarang lebih cemerlang.
JawaPos.com-Sejak promosi ke Liga 1 pada musim 2018, PSIS Semarang kebobolan dengan jumlah yang cukup banyak.
Laskar Mahesa Jenar –julukan PSIS– kebobolan 42 kali pada musim pertamanya come back ke kompetisi kasta tertinggi. Catatan itu sekaligus membawa PSIS finis di posisi sepuluh besar.
Pada musim 2019, gawang mereka memang lebih sedikit kebobolan dari kompetisi sebelumnya. Yakni, 41 kali kebobolan. Tapi, peringkat Laskar Mahesa Jenar merosot ke posisi ke-14 klasemen.
Gawang PSIS mulai sulit ditembus pada Liga 1 musim lalu. Dalam 34 pertandingan, gawang PSIS hanya kebobolan 34 kali. Torehan itu sekaligus membawa Laskar Mahesa Jenar menutup kompetisi di urutan tujuh besar.
Musim ini, tim yang lahir pada 18 Mei 1932 itu melakukan pembenahan signifikan. Beberapa bintang didatangkan. Dua di antaranya adalah Carlos Fortes dan Taisei Marukawa.
Namun, PSIS tidak mau hanya tajam di depan. Sektor pertahanan juga harus diperkuat. Karena itu, manajemen PSIS mendatangkan pelatih kiper baru asal Inggris. Yakni, Rory Grand.
Pria 36 tahun itu punya CV yang cukup mentereng. Dia memiliki lisensi kepelatihan B Goalkeeper UEFA. Saat masih aktif bermain, Rory pernah bermain untuk Solihull Moors (Inggris), Rushal Olympic (Inggris), dan Samut Prakan (Thailand).
Lalu, saat beralih profesi menjadi pelatih kiper, Rory pernah menangani True Bangkok United Thailand (2015–2018), Kerala Blasters India (2018–2019), dan Preah Khan Reach Svay Rieng Kamboja (2019–2021).
Nah, saat bekerja untuk Bangkok United, Rory pernah memoles kiper-kiper tim nasional Thailand. Yaitu, Varuth Wongsomak, Sumethee Khokpho, dan Anusith Termee. Dia juga pernah memoles kiper timnas Filipina Micheal Falkesgaard.
Rekam jejak tersebut membuat CEO PSIS Yoyok Sukawi kepincut. Dia berharap sentuhan Rory tidak hanya membuat kiper-kiper PSIS semakin hebat. Rory juga diharapkan bisa mematangkan kiper-kiper muda Laskar Mahesa Jenar.
”Rory kami rekrut karena pengalamannya. Dia merupakan pelatih kiper yang sering menciptakan penjaga gawang bersinar dan bisa bermain di timnas. Ini tentu bagus untuk PSIS. Sebab, PSIS punya banyak kiper muda. Dan, kami berharap Rory dapat menggembleng kiper-kiper muda itu supaya lebih matang,” ucap Yoyok.
Dengan kehadiran Rory, posisi legenda PSIS I Komang Putra mengalami pergeseran. Dia tidak lagi menjadi pelatih kiper. Dia akan membantu head coach Sergio Alexandre sebagai asisten pelatih bersama Achmad Resal. ”Semoga dengan ini PSIS semakin matang dan komplet,” ucap ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah tersebut.
Rory Grand
Tempat lahir : Solihull, Inggris
Tanggal lahir : 15 Maret 1986
Usia : 36 tahun
Karier bermain:
2006 Rushall (Inggris)
2007 Samut Prakan FC (Thailand)
Karier melatih:
2012 Coventry City Youth (Inggris)
2014 Los Angeles Galaxy Academy (Amerika Serikat)
2015 Bangkok United B (Thailand)
2018 Kerala Blasters FC (India)
2019 Svay Rieng (Kamboja)
2022 PSIS Semarang (Indonesia)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
