
OPTIMISTIS: Shin Tae-yong (kiri) akan berusaha menyiapkan Timnas Indonesia untuk tampil maksimal menghadapi Vietnam dalam laga Grup D Piala Asia 2023. (PSSI)
JawaPos.com – Antusiasme mencapai puncaknya ketika Vietnam bersiap berhadapan dengan Timnas Indonesia dalam laga Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Jumat (19/1) malam.
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, enggan terbebani oleh sejarah pertemuan sebelumnya dan bersikeras melihat pertandingan sebagai peluang baru untuk meraih kejayaan.
Meskipun rekornya melawan Vietnam sejak memimpin Timnas Indonesia mencatat dua seri dan dua kekalahan, Shin Tae-yong tetap optimistis. “Terlepas dari hasil apa pun di masa lalu, apa yang telah dilakukan sudah dilakukan. Saya yakin pada pertandingan nanti, kami akan lebih baik dari sebelumnya dan kami akan menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan sebelumnya," ujarnya dengan keyakinan tinggi.
“Bagi Indonesia dan Vietnam, kita sudah lama saling berhadapan, tidak hanya di Piala Asia ini tapi juga kualifikasi Piala Dunia,” kata pria asal Korea Selatan berusia 53 tahun itu dilansir dari laman resmi AFC.
“Kami berdua kalah di pertandingan pertama, jadi ini penting bagi kami berdua dan kedua belah pihak akan mengincar kemenangan,” tambahnya.
“Merupakan suatu kehormatan untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini (Piala Asia), sehingga para pemain memiliki kemauan yang kuat untuk menang melawan Vietnam,” tutup pelatih yang pernah mengantarkan Korea Selatan mengecundangi juara Piala Dunia, Jerman.
Situasi di Grup D semakin menegangkan, dengan Jepang dan Irak bertemu di pertandingan lainnya. Kemenangan Timnas Indonesia atas Vietnam akan memberi mereka harapan hidup menuju babak 16 Besar.
Sementara Pelatih Vietnam, Philippe Troussier, menyadari pentingnya pertandingan ini dalam meraih tiket ke babak selanjutnya dan merencanakan pendekatan yang lebih terkontrol.
"Pertandingan melawan Indonesia masih bagian dari proses menuju lolos ke babak kedua. Itu tetap di tangan kami karena secara teori masih ada 6 poin yang perlu didapat," ungkap Philippe Troussier, pemenang Piala Asia 2000 bersama Jepang.
“Untuk lolos ke babak kedua, kami butuh poin, kami butuh selisih gol. Artinya mulai sekarang nasib ada di tangan kita,” lanjutnya.
“Meski kalah (melawan Jepang), kami menampilkan performa yang kuat terutama dalam penguasaan bola. Penampilan ini memberikan kepercayaan diri para pemain,” ungkapnya.
Perhatian Philippe Troussier tertuju pada penampilan impresif Timnas Indonesia melawan Irak, khususnya pada Marselino Ferdinan dan Rafael Struick yang dianggapnya sebagai ancaman serius bagi Vietnam. "Jika ingin menang, kami harus mengontrol permainan, bersabar, dan menunggu momen yang tepat. Kami juga tahu bahwa kami harus menghadapi semangat Indonesia dan saya yakin kami siap," tambahnya.
Laga ini bukan sekadar pertarungan taktik, namun juga ujian mental dan semangat juang. Stadion Abdullah bin Khalifa akan menjadi saksi duel sengit antara Golden Star Warriors (Vietnam) dan Garuda (Indonesia) pada pukul 21.30 WIB dan akan disiarkan oleh RCTI dan Vision+.
Laga ini tidak hanya sekadar pertandingan biasa, melainkan pertunjukan semangat dan ambisi dua tim untuk meraih kejayaan di Piala Asia 2023.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
