Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Januari 2024 | 19.22 WIB

Timnas Indonesia Kalah 0-5 dari Iran, Shin Tae Yong Tetap Apresiasi Perjuangan Para Pemain di Lapangan

STY tidak memanggil Jordi Amat lantaran sang pemain masih pemulihan cedera selama lebih kurang empat pekan saat membela klubnya di Liga Malaysia. - Image

STY tidak memanggil Jordi Amat lantaran sang pemain masih pemulihan cedera selama lebih kurang empat pekan saat membela klubnya di Liga Malaysia.

JawaPos.com - Hasil pertandingan Timnas Indonesia melawan Iran berakhir dengan kekecewaan. Indonesia kalah dengan skor telak 0-5. Namun, pelatih Shin Tae Yong tetap mampu melihat sisi positif dari perjuangan para pemainnya di lapangan. Dalam pertandingan yang berlangsung di Al Rayyan Sports Club, Doha, Qatar, pada Selasa (9/1), Shin menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan kerja keras yang ditunjukkan oleh skuad Garuda.

Pelatih asal Korea Selatan itu tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada para pemainnya. "Pemain sudah berjuang dan bekerja keras di lapangan," ungkap Shin.

Ungkapan ini mencerminkan penghargaan terhadap semangat juang para pemain Timnas Indonesia yang tetap berusaha maksimal meski menghadapi lawan sekelas Iran. Ketika pertahanan Garuda terkoyak dan menyerahkan lima gol kepada Iran, Shin dengan sportivitas mengakui adanya beberapa kesalahan di lini belakang timnya.

"Memang ada beberapa kesalahan dari lini belakang kita, apalagi ada tiga gol yang merupakan hasil dari kesalahan kita sendiri," katanya dengan jujur. Meski begitu, Shin menunjukkan sikap konstruktifnya dengan memberikan fokus pada perbaikan kelemahan yang teridentifikasi.

Jelang Piala Asia 2023, Shin menyadari bahwa timnya harus menghadapi lawan-lawan yang semakin tangguh. "Ke depannya, lawan akan lebih banyak menguasai bola. Karenanya kita akan melatih situasi itu, agar pemain bisa mencari celah untuk menyerang balik dan menciptakan peluang yang baik," tambah Shin. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Shin untuk terus mengembangkan strategi timnya guna menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Shin juga memberikan penilaian terhadap salah satu pemain kunci Indonesia, Asnawi Mangkualam. "Untuk Asnawi memang sebelumnya ada masalah otot, jadi fokus rehabilitasi selama ini, dan memang hanya dimainkan 20-30 menitan untuk cek kondisi Asnawi seperti apa," terangnya.

Selain itu, Shin juga menjelaskan kendala yang dihadapi oleh Shayne Pattynama, pemain yang saat ini berada di Belanda. "Kesehatan ibunya kurang baik, ini situasi yang sangat sensitif untuknya, jadi saya tidak bisa banyak berkomentar," ungkap Shin. Kondisi pribadi yang sulit bagi Pattynama menunjukkan bahwa pemain sepak bola juga adalah manusia dengan segala dinamika kehidupan mereka di luar lapangan.

Dengan hasil uji coba yang mungkin mengecewakan, Shin dan timnya kini harus fokus pada persiapan menuju Piala Asia 2023. Perbaikan dari kesalahan-kesalahan saat ini dan peningkatan kondisi fisik serta mental pemain akan menjadi fokus utama dalam menghadapi turnamen bergengsi tersebut.

Meski menghadapi kekalahan yang signifikan, semangat dan kerja keras para pemain Timnas Indonesia dihargai oleh pelatih Shin Tae-yong. Penekanan pada pembelajaran dari kesalahan, latihan untuk mengatasi situasi sulit, dan penguatan mental pemain menjadi poin-poin penting yang perlu diperhatikan dalam mengejar performa terbaik di Piala Asia 2023. Skor 0-5 melawan Iran mungkin menjadi tantangan berat, tetapi semangat juang dan perbaikan harus menjadi pendorong untuk mencapai hasil yang lebih baik di panggung internasional mendatang.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore