
TANTANGAN: Pemain Persedikab ketika melakoni laga di putaran pertama Liga 3 Jawa Timur (Wahyu Adji/JPRK)
JawaPos.com – Pertandingan seru Liga 3 Jawa Timur kembali memanas, dan fokus kali ini tertuju pada Persedikab Kediri yang siap menjalani ujian ketat di babak penyisihan kedua.
Di hadapan mereka, ada NZR Sumbersari, tim yang berhasil mengungguli Persedikab pada musim sebelumnya. Suasana balas dendam pun kental menyelimuti persiapan tim asuhan pelatih Muslim Habibi.
Dilansir dari Radar Kediri, Pelatih Persedikab, Muslim Habibi, dengan penuh keyakinan mengungkapkan bahwa ini bukan sekadar pertandingan biasa. Baginya, ini adalah ujian sejati untuk melihat kemampuan sejauh mana Persedikab Kediri telah berkembang. "Ini baru ujian untuk Persedikab. Semua tim berpeluang untuk lolos," ungkapnya optimistis.
Babak penyisihan kedua di Liga 3 Jawa Timur memang diakui memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Setiap tim yang berhasil melaju ke babak ini telah naik satu level kekuatannya. Persedikab sendiri, setelah meraih tempat di final pada musim sebelumnya, kembali bertemu dengan NZR Sumbersari. Pertemuan sebelumnya di final berakhir dengan kekalahan tipis 1-0 untuk Persedikab.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (7/1) mendatang, dan Persedikab sepertinya sudah siap untuk menunjukkan bahwa mereka bukanlah tim yang sama seperti musim lalu. Meski pernah kalah, pelatih Muslim Habibi menegaskan bahwa komposisi pemain Persedikab telah mengalami banyak perubahan dan kini lebih baik dari sebelumnya.
"NZR juga masih diisi oleh orang-orang yang hampir sama seperti dulu," ucap Habibi, menyiratkan bahwa tim lawan pun tak bisa meremehkan Persedikab.
Pada pertandingan ini, Persedikab memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri, yang pastinya akan didukung oleh suporter setia mereka.
"Bermain di kandang pasti sebuah keuntungan. Kami pastinya akan ditonton langsung oleh suporter," tegas Habibi, menunjukkan bahwa dukungan suporter akan menjadi modal tambahan bagi Persedikab.
Meskipun mengakui kesulitan yang dihadapi, Pelatih Habibi memastikan bahwa target timnya jelas adalah menang. Menurutnya, tidak ada alasan bagi Persedikab untuk kalah di pertandingan pada Minggu tersebut. "Menang di laga pembuka itu wajib hukumnya. Karena pertandingan selanjutnya akan jadi lebih mudah," pungkasnya.
Keberanian Menjadi Kunci
Dalam upaya membalaskan dendam, Persedikab Kediri menunjukkan keberanian dan tekad yang tinggi. Meskipun menghadapi lawan tangguh, mereka yakin bahwa setiap pertandingan adalah kesempatan untuk membuktikan kualitas dan kemajuan mereka sebagai tim.
Komposisi Pemain yang Berubah
Salah satu faktor kunci yang diyakini akan memberikan keunggulan bagi Persedikab adalah perubahan dalam komposisi pemain. Dengan penambahan dan perubahan strategi, Persedikab siap menghadapi setiap rintangan yang ada di depan mereka.
Suporter Sebagai Penggerak Semangat
Dukungan suporter dianggap sebagai kekuatan tambahan bagi Persedikab. Kehadiran suporter di tribun memberikan semangat dan motivasi ekstra untuk pemain. Suasana kandang akan menjadi modal berharga untuk menjalani pertandingan dengan penuh semangat.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
