Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Agustus 2021 | 03.15 WIB

Muhammad Wiranto, Gagal Tembus Persebaya Akibat Cedera

Muhammad Wiranto, Gagal Tembus Persebaya Akibat Cedera - Image

Muhammad Wiranto, Gagal Tembus Persebaya Akibat Cedera

JawaPos.com-Musim 2019 Muhammad Wiranto hampir promosi ke tim senior Persebaya Surabaya. Tapi, dia kini malah membela tim Liga 3 yang ber-home base di Mojokerto, AC Majapahit. Apa yang terjadi?

----

Kedatangan Aji Santoso menjadi berkah bagi pemain muda. Pelatih 54 tahun itu memang doyan mempromosikan pemain jebolan tim junior.

Kebetulan, Aji resmi ditunjuk sebagai pelatih tepat dua pekan setelah Persebaya U-19 menjadi juara Elite Pro Academy (EPA). Dia kemudian berkomunikasi dengan Uston Nawawi, pelatih Persebaya U-19 saat itu.

Dia meminta saran pemain yang dianggap layak untuk promosi ke tim senior.

Ketika itu Uston merekomendasikan beberapa nama. Yaitu, Wiranto, Koko Ari Araya, dan Rizky Ridho. Usulan Uston terbukti jitu. Koko dan Ridho kini menjadi andalan di lini belakang Green Force, julukan Persebaya. Bahkan, keduanya masuk skuad timnas.

Bagaimana dengan Wiranto? Nasib baik, tampaknya, belum berpihak kepadanya. Saat bakal dipromosikan ke tim senior, arek Menganti itu malah mengalami cedera.

”Engkel kanan saya ada gangguan. Malah sempat ada retakan. Jadi, saya harus menepi paling tidak selama satu bulan,” kata pemain kelahiran 26 Januari 2000 itu kepada Jawa Pos.

Cedera tersebut membuatnya urung bergabung dengan tim senior. Padahal, dia sudah membayangkan bisa menjadi pelapis David da Silva di lini depan. Dia kemudian tetap menjadi bagian Persebaya U-19 pada musim 2020.

Apakah Wiranto kecewa? ”Ya, harus diterima. Karena memang kondisinya saat itu tidak memungkinkan,” beber pemain yang kini berusia 21 tahun itu.
Musim 2020 EPA ditiadakan akibat pandemi.

Selama satu musim, status Wiranto tidak jelas. Dia sudah tidak bisa memperkuat tim junior karena faktor umur. Di sisi lain, dia juga tidak mungkin promosi ke tim senior. Beruntung, saat ada kejelasan kompetisi musim 2021, tawaran mulai berdatangan.

”Ada dari tim Liga 2, ada juga dari Liga 3. Tapi, saya kemudian memilih tawaran dari AC Majapahit,” ungkap pemain jebolan tim internal Indonesia Muda tersebut.

Apa alasannya? ”Karena AC Majapahit punya target yang jelas. Manajemennya juga sangat bagus. Saya rasa tim ini punya prospek ke depan,” tambahnya.

Seperti halnya kebanyakan pemain lain, Wiranto sangat ingin membela Persebaya. Maklum, dia membela tim internal Indonesia Muda sejak usia 10 tahun. Darahnya kadung hijau.

”Saat ini sudah tidak bisa (membela Persebaya). Tapi, saya berharap ada kesempatan bagi saya untuk memperkuat Persebaya,” kata Wiranto.

Bagaimana jika tidak ada jalan pulang ke Persebaya? Wiranto sama sekali tidak khawatir.

”Kalaupun tidak bisa membela Persebaya, setidaknya saya ingin memperkuat tim Liga 1. Kemudian bisa berhadapan dengan Persebaya di atas lapangan. Itu akan menjadi motivasi tersendiri buat saya,” tegasnya.

Saat ini Wiranto memilih fokus ke AC Majapahit. Dia ingin membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing. Kemudian membuka jalan pulang ke Persebaya. Hanya, dia tahu persaingan di Liga 3 tidak akan mudah.

”Saya rasa persaingan sama dengan Liga 1. Makanya saya harus serius dan fokus,” tuturnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore