Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 November 2023 | 18.27 WIB

Komdis PSSI Hukum Wapres Persiraja Banda Aceh karena Provokasi Penonton saat Bentrok dengan PSMS Medan

Penonton Persiraja Banda Aceh saat mengerumuni bus pemain PSMS Medan usai laga di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Sabtu malam (18/11). (ANTARA/Rahmat Fajri) - Image

Penonton Persiraja Banda Aceh saat mengerumuni bus pemain PSMS Medan usai laga di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Sabtu malam (18/11). (ANTARA/Rahmat Fajri)

JawaPos.com – Komite Disiplin (Komdis) PSSI memberikan sanksi terhadap Wakil Presiden Persiraja Banda Aceh, Iswahyudi alias Bos Yudi, karena dianggap memprovokasi penonton saat laga Liga 2 melawan PSMS Medan, Sabtu malam (18/11).

Media Officer Persiraja Ariful Usman, di Banda Aceh, Jumat, membenarkan perihal sanksi tersebut, dan pihak manajemen telah menerima salinan putusan Komdis PSSI terhadap Wapres Persiraja. "Benar, kami sudah menerima salinan resmi dari PSSI terhadap sanksi untuk Wakil Presiden tersebut," kata Ariful Usman.

Dalam surat putusan Komdis PSSI dengan nomor 088/L.2/SK/KD-PSSI/XI/2023 itu disebutkan bahwa Bos Yudi memprovokasi penonton dalam pertandingan Persiraja vs PSMS Medan di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.

Wapres Persiraja dinilai melanggar kode disiplin PSSI 2023 karena terlibat keributan dengan ofisial PSMS Medan, sehingga membuat yang lainnya terprovokasi. Ini juga diperkuat dengan bukti-bukti cukup.

Atas dasar itu, kemudian Komdis PSSI menghukum Bos Yudi dengan larangan berpartisipasi dalam pertandingan sebanyak dua kali serta denda uang sebesar Rp37,5 juta.

Sebagai informasi, usai laga Persiraja Banda Aceh melawan PSMS Medan dengan hasil akhir 0-0 itu, pemain tim tamu sempat tertahan di lapangan karena tidak bisa keluar akibat lemparan botol air mineral dari penonton.

Bahkan, para pemain PSMS Medan baru kembali ke penginapan sekitar pukul 01.00 WIB akibat kondisi di pekarangan stadion yang kurang kondusif.

Tak hanya itu, kemudian beredar kabar bahwa kapten PSMS Medan juga mendapat pukulan dari ofisial Persiraja Banda. Tuduhan tersebut dibantah keras tim tuan rumah.

Di sisi lain, manajemen Persiraja membantah melakukan pemukulan terhadap pemain PSMS Medan dalam laga yang berakhir imbang di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Justru sebaliknya, pemain PSMS Medan yang melakukan provokasi di lapangan, bersama tim medis mereka.

"Termasuk Tim medis PSMS mereka yang ikut memancing keributan di bench pemain Persiraja," kata Manajer Tim Persiraja Ridha Mafdhul Gidong.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore