
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bangga dengan suksesnya pelaksanaan Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo. (media PSSI)
JawaPos.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pertandingan Persebaya melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) tergantung izin dari PSSI.
"Kalau saya sebagai Arek Suroboyo ingin Persebaya bertanding di Surabaya," katanya kepada wartawan di Surabaya, Kamis (23/11).
Persoalannya, lanjut dia, GBT yang selama ini menjadi stadion kandang tim Persebaya masih dalam penguasaan PSSI dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai salah satu arena pertandingan Piala Dunia U-17.
"Stadion GBT masih menjadi wewenang PSSI hingga penyelenggaraan Piala Dunia U-17 berakhir pada 2 Desember mendatang," ujarnya.
Sementara, menurut jadwal Piala Dunia U-17, Stadion GBT terakhir kali digunakan sebagai tempat pertandingan babak 16 besar hingga 21 November lalu.
Sedangkan laga kandang Persebaya melawan PSIS dalam lanjutan Liga 1 Indonesia musim kompetisi 2023/2024 dijadwalkan berlangsung pada 26 November.
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan jadwal tempat pertandingan Piala Dunia U-17 bisa berubah. Dia mencontohkan pada awalnya Stadion GBT dijadwalkan sebagai arena Piala Dunia U-17 hingga babak fase Grup A berakhir, yaitu 16 November 2023.
"Tapi, kemudian federasi sepak bola internasional FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia U-17 menetapkan Stadion GBT Surabaya sebagai tempat pertandingan untuk babak 16 besar pada 21 November 2023," katanya.
Bagi Wali Kota Eri, sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia U-17 2023, lebih baik memilih aman untuk tidak menggunakan Stadion GBT hingga penyelenggaraannya benar-benar berakhir pada 2 Desember mendatang.
"Takutnya nanti Stadion GBT ditunjuk lagi sebagai tempat pertandingan," tuturnya.
Namun Wali Kota Eri mempersilakan manajemen Persebaya mengajukan izin ke PSSI jika tetap menginginkan menggelar laga kandang melawan PSIS di Stadion GBT.
"Yang jelas hingga 2 Desember, yang berwenang memberi izin bermain di GBT bukan Pemerintah Kota atau Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, melainkan PSSI dan kementerian," ucapnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
