Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 November 2023 | 18.41 WIB

Para Korban Kerusuhan Suporter Gresik United dan Aparat Kepolisian Dilarikan ke Rumah Sakit Sekitar Stadion, Begini Kondisi Terkininya

Petugas kepolisian saat menghadang suporter Gresik United di Stadion Gelora Joko Samudro. Suporter kecewa dan ingin menemui manajemen tim. - Image

Petugas kepolisian saat menghadang suporter Gresik United di Stadion Gelora Joko Samudro. Suporter kecewa dan ingin menemui manajemen tim.

 
JawaPos.com - Kerusuhan suporter sepak bola lagi-lagi terjadi di Indonesia. Kali ini melibatkan suporter tim Liga 2, Gresik United dengan aparat kepolisian. Suporter Gresik United terlibat bentrok dengan aparat setelah tim kebanggaan mereka takluk dari tim tamu Deltras FC di Stadion Gelora Joko Samudro, Minggu (19/11).
 
Sejumlah korban luka - luka terkait kericuhan tersebut yang terdiri dari beberapa suporter dan sejumlah anggota polisi dilarikan di sejumlah rumah sakit di Gresik.
 
Sejumlah korban yang dirawat di Faskes terdekat yaitu RSUD Ibnu Sina sebanyak 4 Supporter, RS Semen Gresik (4 Anggota Polisi dan 7 Supporter), RS Petrokimia Gresik (7 Anggota Polisi), PKM Gending (3 Supporter), PKM Alun - alun ( 2 Supporter), PKM Cerme (3 Supporter) dan PKM Manyar (1 Supporter).
 
 
Sebelumnya, ada juga pasien yang dirawat di Medical Room Stadion Gelora Joko Samudro yang terdiri dari 3 Anggota Polisi luka - luka dan 29 Supporter (sesak napas dan luka luka).
 
Humas RS Semen Gresik, dr Tholib Bahasuan membenarkan ada beberapa pasien korban kericuhan yang dirawat di RS tersebut.
 
Untuk pasien dari polisi diantaranya yaitu Kabag Ops Polres Gresik, Kompol Andria Diana Putra, 45, Welly Dwi Irawan, 21, Wilyan Purwa Adi, 21, dan Firdian Firdaus Putra, 20, yang merupakan pasien dengan luka robek dan lecet sekitar wajah. 
 
 
Sedangkan pasien dari suporter bola yaitu Lutvian Dicky, 25, Rico Roby R., 19, Nadiyah Afdhilah Putri, 17, Nur Aziza, 17, Sholagul Ma'arif, 20, dan M. Andri, 20. Mereka terkena gas air mata dan terasa mual.
 
" Semua pasien sudah diobati dan bisa rawat jalan pulang. Ya ada yang dijahit juga. Suporter sudah pulang dan beberapa pasien dari polisi juga sudah pulang," ujar dr. Tholib, Minggu (19/11).
 
Sementara itu Wakil Direktur (Wadir) RSUD Ibnu Sina, dr Irma menyatakan terkait pasien yang dirawat di RS tersebut terdiri dari empat suporter atas nama Mazidatul Rohmah (16) warga kecamatan Bungah, Jelita Wahyu hidayah, 16, warga lumpur Gresik, Ach Vito Rachbani (20) warga Betiting, Kecamatan Cerme, dan Herlina Ika Sari, 17, warga Tambak Rejo, Kecamatan Duduksampeyan.
 
 
" Untuk semua pasien sudah pulang dan tidak rawat inap," pungkas dr. Irma.
 
Diberitakan sebelumnya, kericuhan suporter terjadi usai pertandingan Gresik United melawan Deltras FC di Stadion Gelora Joko Samudro. 
 
Dalam pertandingan tersebut, tuan rumah Gresik United takluk 2-1. Victor Bertomeo sempat membawa tuan rumah unggul 1-0 lewat penalti di menit 50.
 
 
Namun sekitar 12 menit berselang, Deltras menyamakan kedudukan menjadi 1-1, juga melalui penalti yang diselesaikan dengan baik oleh Rosalvo Junior.
 
Deltras yang diasuh oleh Widodo. C Putro ini sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit 66 melalui Risal Amin. Skor tersebut tidak berubah hingga babak kedua usai.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore