
Photo
JawaPos.com – Kekosongan kursi pelatih kepala Persela Lamongan bakal terisi dalam waktu dekat. Satu nama sudah diplot untuk menggantikan Nil Maizar yang sebelumnya jadi pelatih kepala musim lalu.
Siapa dia? Nama itu sudah tidak asing di telinga pencinta sepak bola Kota Soto. Yaitu, Iwan Setiawan. Pelatih yang sudah malang melintang di persepakbolaan tanah air itu sempat menukangi Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– pada 2015.
Saat itu, langkah pelatih kelahiran Medan, 5 Juli 1968, tersebut harus terhenti bersama Persela akibat perpecahan di tubuh PSSI hingga berujung sanksi dari FIFA. Di situlah, kompetisi Liga 1 yang dulunya bernama QNB League terhenti di dua pertandingan awal.
Nasib Iwan Setiawan berhenti di situ juga. Kontraknya tidak diteruskan bersama Persela. Dan, kemarin (1/6) namanya kembali disebut bakal menakhodai Persela di Liga 1 2021–2022.
Hal itu dibenarkan penasihat Persela Yuhronur Efendi. Bupati Lamongan tersebut tidak menampik jika Iwan Setiawan bakal kembali menangani Persela musim ini.
’’Ya, kami memutuskan Iwan Setiawan sebagai pelatih Persela musim ini,’’ katanya saat dihubungi Jawa Pos tadi malam.
Disinggung soal alasan, banyak faktor yang membuat pelatih yang sempat menangani Persija tersebut dipercaya kembali menangani Persela. Salah satunya adalah lisensi kepelatihan. Iwan Setiawan punya lisensi A AFC Pro seperti yang menjadi persyaratan.
Selain itu, dari beberapa yang mengirimkan lamaran ke Persela, milik Iwan Setiawan dirasa cocok dengan kondisi tim. Apalagi, pelatih yang musim lalu menangani Persidi Aceh Timur itu punya database pemain muda berkualitas yang selalu bisa diandalkan di setiap musim.
’’Tentunya dengan berbagai pertimbangan, setelah coach Iwan memaparkan program kepada manajemen,’’ lanjutnya.
Yuhronur mengungkapkan, tugas Iwan Setiawan di Persela akan sulit. Dengan waktu hanya satu bulan, mantan pelatih Persebaya itu harus mempersiapkan skuad Persela dengan baik menuju Liga 1 2021–2022.
’’Semoga bisa langsung tancap gas dan bisa cepat menyatu dengan pemain Persela,’’ harapnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
