Timnas U-17 uji cobar melawan Eintracht Frankfurt U-19 di Stadion Natural Grass Field, Minggu (8/10).
JawaPos.com – Setelah menjalani pemusatan latihan selama lima pekan di Jerman, tim nasional U-17 Indonesia kemarin tiba di tanah air. Pasukan Garuda Muda tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 13.30 WIB. Setiba di Indonesia, mereka langsung menuju Hotel Le Meridien, Jakarta.
Pelatih timnas U-17 Bima Sakti Tukiman saat ditemui Jawa Pos di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjelaskan, sepulang dari Jerman, Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan akan melanjutkan program latihan di Jakarta. Rencananya, timnas U-17 berlatih di Jakarta selama sepekan.
”Setelah itu, kami akan pindah ke Surabaya. Semoga waktu persiapan yang tinggal dua pekan ini bisa kami maksimalkan untuk membenahi segala kekurangan,” ujar mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut.
Bima menerangkan, dalam persiapan akhir jelang Piala Dunia U-17, timnas U-17 rencananya menjalani dua kali uji coba. Uji coba pertama digelar di Jakarta. Lalu, uji coba kedua dimainkan di Surabaya.
Terkait uji coba, awalnya, Bima mendapat tawaran latih tanding dari sesama peserta Piala Dunia U-17. Tapi, tawaran tersebut tidak diambil. ”Waktu sudah mepet. Kami tidak mau mengambil risiko. Khawatir pemain cedera. Jadi, kami akan beruji coba dengan lawan yang levelnya tidak tinggi,” ungkap mantan pemain Mitra Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut.
Menurut Bima, uji coba melawan tim kuat sudah cukup dalam program pemusatan latihan di Jerman. Di sana, timnas U-17 telah menjalani tujuh laga uji coba. Dalam tujuh laga uji coba itu, timnas U-17 hanya meraih dua kemenangan (selengkapnya lihat grafis).
”Di Jerman, kami sudah dapat lawan tanding yang bisa mewakili bagaimana kekuatan timnas negara lain. Kami juga beberapa kali beruji coba melawan tim yang usianya dua tahun di atas anak-anak. Itu supaya mereka mendapat tekanan yang lebih baik,” tegas mantan pemain PKT Bontang tersebut.
Kini, di sisa waktu persiapan, mantan pemain PSM Makassar itu ingin timnya bisa cepat beradaptasi dengan venue pertandingan. ”Kami juga harus beradaptasi dengan cuaca di Surabaya. Dan, nanti kami akan membuat program latihan seperti jam pertandingan di Piala Dunia U-17,” paparnya.
Terkait skuad timnas U-17, Bima menyebut komposisi pemain belum final. Saat ini ada 29 pemain dalam tim. Termasuk pemain diaspora Welber Jardim. ”Pencoretan pemain rencananya minggu-minggu ini. Nanti PSSI yang menyampaikan,” tandasnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
