
Jack Brown Timnas U-19
JawaPos.com − Rumor terkait mahar manajer timnas U-19 yang menyeret nama Ketua Umum Mochamad Iriawan mendapat perhatian dari Menpora Zainudin Amali.
Politikus Partai Golkar tersebut mengaku sudah menerima banyak pertanyaan terkait hal itu. Desas-desus adanya praktik tak laik tersebut diakui Amali menjadi urusan internal PSSI dan pihaknya tidak mau ikut campur terlalu dalam.
Hanya, berkomunikasi langsung dengan induk cabor olahraga paling populer itu juga harus dilakukan. Apalagi, timnas juga dibiayai anggaran pemerintah melalui APBN.
Baca Juga: Rencana Shin Tae-yong Disepakati, Timnas U-19 Akan TC ke Spanyol
Sebagaimana diketahui, untuk persiapan timnas U-19 menuju Piala Dunia U-20 2021, Kemenpora mengucurkan anggaran Rp 50,6 miliar. ’’Jadi, kami punya kepentingan,’’ ujarnya di sela acara penyerahan bonus perak Olimpiade 2012 kepada atlet angkat besi Citra Febrianti di Wisma Kemenpora kemarin.
Adanya isu tersebut sangat disayangkan. Apalagi, Piala Dunia tidak lama lagi dan kini sudah melalui serentetan persiapan.
Menpora menyatakan telah berkomunikasi dengan PSSI melalui wakil ketua umum. Dalam keterangannya, Amali memberikan pandangan dan masukan. Yang mana, dalam menentukan langkah-langkah, PSSI disebut berjanji melakukan investigasi terhadap isu tak sedap itu.
Investigasi menjadi langkah yang cukup penting agar kasus yang ada bisa terang benderang. Karena itu, Amali meminta investigasi yang dilakukan segera diumumkan kepada publik. ’’Saya kira tunggu saja (hasilnya, Red),’’ paparnya.
Bukan hanya sepak bola, Amali menekankan agar seluruh cabor lain memiliki organisasi dengan tata kelola yang baik, bersih, dan tak ada campur tangan apa pun.
Kabar tersebut membuat publik geram. Tak terkecuali di lingkup PSSI seperti pengurus di provinsi (asprov). Adanya isu tak sedap membuat citra PSSI hingga ke daerah jadi buruk.
Dalam pemberitaan sebelumnya, beredar kuitansi 100 ribu dolar Singapura yang diduga sebagai pelicin untuk memuluskan sebagai mahar kursi manajer.
Berdasar isu yang berkembang, orang yang memberikan dana tersebut adalah Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris. Sedangkan Djoko Purwoko sebagai penerima uang.
Kabarnya, Haris diminta Dodi Reza Alex Noerdin yang merupakan mantan bos Sriwijaya FC untuk menyetorkan uang tersebut ke PSSI. Tujuannya agar dia ditunjuk sebagai manajer timnas U-19 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 tahun depan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
