
Photo
JawaPos.com – ”Terima kasih, Bambang Pamungkas! Terima kasih, Bambang Pamungkas!” teriak seluruh suporter Persija Jakarta seusai pertandingan melawan Persebaya Surabaya tadi malam. Teriakan itu merupakan bentuk apresiasi terhadap Bepe –sapaan Bambang Pamungkas. Pemain dengan nomor punggung 20 itu resmi gantung sepatu pada akhir musim. Dan, laga tadi malam merupakan panggung terakhirnya di kandang Persija Jakarta.
Apresiasi juga diperlihatkan oleh pemain serta ofisial Persija. Mereka kompak mengenakan jersey dengan nomor punggung 20. Setelah memeluk Bepe, mereka berfoto bersama. Sayang, ending laga kandang terakhir Bepe bersama Persija tak manis. Macan Kemayoran –julukan Persija– dipaksa menyerah 1-2 oleh Persebaya. Bepe yang masuk pada menit ke-75 untuk menggantikan Sandi Sute praktis tak memiliki banyak meluang.
Bambang Pamungkas berfoto bersama Anis Baswedan, Dahlan Iskan dan Ferry Paulus seusai laga melawan Persebaya pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa 17/12/19. Persebaya memenangi pertandingan dengan skor 1-2. Bambang P
Persija Jakarta
”Saya tidak merasa ini perpisahan untuk saya. Karena saya merasa ini adalah rumah saya, jadi apa pun kondisinya, saya akan menerima dengan hati gembira,” kata Bepe. ”Pada akhirnya, saya bisa mengakhiri karir saya, meski hasilnya mungkin tidak baik,” ucap dia.
Soal keputusannya untuk pensiun, mantan pemain Selangor FA itu menilai memang sudah waktunya. Memang sempat ada rencana untuk pensiun bareng Ismed Sofyan. ”Tapi, harus diakui bahwa badan saya tidak merespons lagi. Kalau dibandingkan, cedera saya tahun ini lebih banyak dari sepuluh tahun terakhir,” terang mantan bomber timnas tersebut.
Adanya sosok Marko Simic di lini depan Persija adalah alasan lainnya. Menurut Bepe, Simic adalah striker terbaik di Indonesia. Itu membuat dia tidak khawatir dengan lini depan Persija setelah dirinya pensiun.
Lalu, apa rencana Bepe setelah pensiun? Dia menegaskan belum tertarik untuk menjadi pelatih. ”Karena setelah 20 tahun menikmati diri di sepak bola, saya mungkin ingin bangun lebih siang dan menikmati teh hangat tanpa gula saya,” tuturnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
