
Jabatan Ketum PSSI ibarat kursi panas
JawaPos.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Refrizal, masa bodoh dengan ancaman Komite Penyelamatan Sepak Bola Nasional (KPSN). Dia menyebut ancaman KPSN yang akan menggelar KLB tandingan adalah salah alamat.
Seperti diketahui, PSSI sejatinya memang akan menggelar KLB pada Juli mendatang. Namun, agenda dalam KLB nanti hanya pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding serta merevisi statuta.
Untuk pemilihan suksesor Edy Rahmayadi, PSSI baru merencanakannya pada Januari 2020. Kondisi itu yang membuat KPSN mengancam akan menggelar KLB tandingan untuk memilih ketum PSSI baru.
"Apa yang mau saya tanggapi. Mereka siapa? Itu salah alamat. Sekarang misal ada pemilu di Indonesia tapi panitia pemilunya Malaysia, yang bikin itu kan salah alamat namanya. Mereka apanya PSSI sampai mau buat KLB," ujar Refrizal saat dihubungi wartawan.
Refrizal jua mempertanyakan klaim KPSN yang memegang 56 voters resmi. Sebab belakangan banyak klub yang mengklarifikasi dan merasa dicatut.
"Tapi, ya pegang saja enggak apa-apa, kalau memang mereka pegang voters, ya kirim ke PSSI," tutup Refrizal.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
