Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Maret 2019 | 22.13 WIB

Bebas dari Sanksi, Dirigen Arema Titipkan Sesuatu untuk PSSI

Dirigen Aremania Yuli Sumpil saat ditemui JawaPos.com di kediamannya, Jumat (1/3). - Image

Dirigen Aremania Yuli Sumpil saat ditemui JawaPos.com di kediamannya, Jumat (1/3).


JawaPos.com - Dirigen Aremania (sebutan suporter Arema FC), Yuli Sumpil, mengaku lega usai sanksi seumur hidup yang dilayangkan kepadanya resmi dicabut oleh PSSI. Namun, Yuli meminta agar PSSI bisa memperjelas regulasi terkait suporter selama berada di dalam stadion.


Yuli bersyukur sanksi berat yang didapatknya dari Komdis PSSI akhirnya dicabtu. Menurut dia, sanksi yang diterimanya kemarin merupakan sebuah cobaan.


"Sanksi ini telah dihapus dan bisa kembali lagi (ke stadion), alhamdulillah. Mungkin kemarin cobaan dari yang Kuasa untuk saya, kuat enggaknya," ujarnya saat ditemui JawaPos.com di kediamannya, Jumat (1/3).


Dia mengungkapkan, sebelum pembatalan sanksi ini diturunkan, dirinya tidak pernah melakukan komunikasi. Baik dengan PSSI maupun pihak manajemen Arema FC. "Dari kongresnya, PSSI, masyarakat, kenapa dicabut, apa ada pertimbangan lain saya tidak paham. Karena saya tidak pernah berkomunikasi sama PSSI, Komdis, atau pihak manajemen," ungkapnya.


"Misal, Mas saya bagaimana, apa yang harus saya lakukan? Saya nggak pernah (menjalin komunikasi)," tegas dia.


Yuli mengatakan, dia berusaha untuk menjadi suporter yang baik saat nanti kembali ke stadion. Namun, dirinya tidak mau bila harus diatur. "Saya tetap suporter. 'Kamu diputihkan, kamu harus gini, harus gini', saya nggak mau. Tapi tetap saya sesuai koridor aturan," kata dia.


Oleh karena itu, dia meminta kepada PSSI agar memperjelas aturan bagi suporter. "PSSI harus jelas, apa aja yang nggak boleh, lingkup regulasinya bagaimana. Kalau memang suporter ke dalam stadion saya usahakan jangan sampai terulang lah (kejadian sebelumnya)," terangnya.


Bahkan, dia juga ingin adanya regulasi terkait nyanyian yang dinyanyikan suporter saat di dalam stadion. "Regulasi nyanyian juga harus jelas aturannya," pungkasnya.

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore