
Dari 235 pemain, Asprov PSSI DI Jogjakarta memilih 15 pemain untuk dikirim seleksi Timnas U-19 ke Jakarta.
JawaPos.com - Setelah melakukan seleksi dari 235 pemain, Asprov PSSI DI Jogjakarta akhirnya memilih 15 pemain untuk dikirim ke Jakarta.
Sebelumnya, PSSI meminta kepada 34 asosiasi provinsi untuk melakukan seleksi sejak 11-13 Februari lalu. Di samping pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri blusukan sendiri ke pelosok daerah.
Koordinator seleksi timnas U-19 untk Asprov PSSI DIJ Herwin Syahrudin mengatakan, nama-nama pemain yang lolos seleksi sudah dikirimkan ke PSSI pusat. Selain itu, seluruh pemain yang lolos seleksi juga sudah diberitahu melalui surat. ”Surat sudah dikirimkan ke pusat. Kami tinggal tunggu informasi selanjutnya,” ujarnya.
Selanjutnya pihaknya masih menunggu keputusan dari PSSI pusat terkait waktu dan lokasi seleksi tahap selanjutnya. Namun sebagai persiapan Asprov PSSI DIJ akan mengundang seluruh pemain yang lolos seleksi hari ini untuk pembekalan.
Dia berharap dalam seleksi tahap selanjutnya, pemain-pemain asal DIJ bisa bersaing meningkatkan kemampuan dan bersaing dengan pemain lainnya untuk lolos menjadi penggawa timnas. “Kami berharap, mereka bisa membawa nama baik Jogjakarta,” bebernya.
Salah satu pemain yang lolos seleksi, Wiliam Marcelo mengaku bangga bisa lolos tahap pertama ini. Dia juga siap untuk bersaing dan mengikuti seleksi tahap selanjutya dengan ratusan pemain lain dari seantero Indonesia.
“Saya bersyukur bisa lolos tahap pertama ini. Mudah-mudahan bisa lolos ke tahap selanjutnya. Tapi memang perlu lebih kerja keras lagi,” ujar pemain yang juga masuk tim Popwil DIJ itu.
Pemain seleksi Asprov PSSI DIJ untuk Timnas Indonesia U-19
Kiper: Saka Novendra dan Gigih Satria Hanuji
Belakang: Al Rizqy Dwi Prananda, Nouval Valentino dan Setyo Nurdyanto, Fachrizal Ahnap Maulana dan Muhammad Ihwan Hanif.
Tengah: Gutama Danu Widagdo, William Marcello Hagi, Muhammad Alaudin Yusuf dan Sadewa Bagus Wicaksana
Depan: Septian Adnan Kurniawan, Humam Abdur Rozaq, Ken Noverian Achbar dan Fadhil Ammar Rosyadi
(riz/din/mg1/ira/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
