
MENGHIBUR: Zoro dan Jojo, dua maskot Persebaya yang lahir sejak 2016 lalu.
JawaPos.com - Persebaya punya maskot yang jenaka. Namanya Jojo dan Zoro. Dua figur maskot ini sudah menemani perjalanan Green Force -julukan Persebaya sejak tahun 2016 lalu. Kehadirannya membuat pertandingan Persebaya semakin menarik dan menghibur.
Jojo adalah bentuk visual dari sosok buaya berwarna hijau. Jersey yang dikenakan juga berwarna hijau dengan celana putih. Jojo menutupi kepala plontosnya dengan topi warna hitam. Sementara, Zoro adalah representasi dari ikan hiu. Berbeda dengan Jojo, sosok Zoro dibalut jersey hitam kombinasi putih.
"Jojo artinya bajul ijo. Sedangkan Zoro berarti suro. Kami memberi nama Jojo dan Zoro agar lebih familiar dan lebih gampang diingat oleh anak-anak dan Bonek pada umumnya," kata salah satu kreator figur ini, Bagus Wicak kepada JawaPos.com.
Berbicara karakter, keduanya sama-sama figur yang kocak. Aksi-aksi lucu mereka di awal atau jeda pertandingan, selalu mengundang tawa dari penonton yang hadir di stadion. Menurut Bagus, Jojo dan Zoro muncul tidak di sembarang waktu. Ada tim khusus yang menyusun rundown aksi mereka.
"Kami bikin rundown, jamnya harus pas. Pada 15 menit sebelum babak pertama berakhir, kami masuk. Kedua pada 20 menit babak kedua berakhir. Di waktu ini kami keluar ke lapangan lagi sampai pertandingan selesai selesai," jelas Bagus.
Meski sama-sama lahir tahun 2016, tapi Jojo lebih lebih tua empat bulan daripada Zoro. Jojo pertama kali muncul pada April 2016. Sedangkan figur Zoro lahir bulan Agustus di tahun yang sama. "Zoro pertama kali muncul di Piala Pelajar U-16," tutur pria yang akrab disapa Boms itu.
Salah satu yang menarik dari Jojo dan Zoro adalah nomor punggung di jersey yang mereka kenakan. Jojo memakai nomor 27. Nomor ini memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Persebaya. Sementara Zoro memutuskan untuk menggunakan nomor 12.
"Awalnya kami mau menggunakan nomor 19 untuk Zoro. Tapi nomor 19 kan sudah dipensiunkan di Persebaya. Kami menghormati itu. Jadi kami menggunakan nomor 12 untuk Zoro. Apalagi 12 sangat identik dengan suporter," jelas Bagus.
Sebagai salah satu kreator maskot ini, Bagus berharap karakter Jojo dan Zoro selalu menemani Persebaya dimanapun berada. "Harapan kami adalah tetap ada di lapangan untuk mendukung Persebaya bertanding. Serta menghibur Bonek yang ada di stadion," harapnya. (saf/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
