
Joko Driyono, Waketum PSSI, tegaskan Indonesia akan berjuang bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034
JawaPos.com - Indonesia telah membulatkan tekad untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 mendatang. Menurut penjelasan Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, proses bidding akan dilakukan pada tahun 2026, atau delapan tahun sebelum event tersebut digelar.
Indonesia bersama salah satu negara dari kawan Asia Tenggara lainnya, yakni Thailand sudah menyatakan siap mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Joko menjelaskan jika kedua negara memiliki waktu kurang lebih sembilan tahun untuk mempersiapkan diri.
Pasalnya proses bidding yang akan diikuti baru digelar delapan tahun menjelang event, atau tahun 2026. Kalkulasi itu menjadi referensi bagi Indonesia untuk mulai mempersiapkan diri untuk merealisasikan target sebagai tuan rumah Piala Dunia. Menurut Joko, ada dua hal yang harus dicapai sebelum tahun 2026.
"Pertama adalah prestasi atau sporting performance. Indikatornya adalah prestasi timnas. Tahun 2024 menjadi indikator penting saat Olimpiade itu menguji Timnas U-23. Itu adalah indikator penting untuk aspek prestasi," jelas Joko saat ditemui JawaPos.com di Kota Batu, Jawa Timur.
Indikator kedua adalah daya dukung Piala Dunia. Pria asal Ngawi ini menjelaskan jika Piala Dunia bukan sekadar event sepak bola, tapi juga mengintegrasikan seluruh daya dukung event. Mulai dari infrastruktur, perhubungan, transportasi, bea cukai, keimigrasian, telekomunikasi, medis, dan lain sebagainya.
"Ini adalah pekerjaan besar yang kami canangkan mulai dari sekarang agar Indonesia pantas melakukan bidding Piala Dunia di tahun 2034," imbuh alumnus ITS Surabaya tersebut.
Joko juga menambahkan bahwa Pemerintah Indonesia sangat mendukung langkah PSSI untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Apalagi hal ini sebenarnya bukan pekerjaan Indonesia sendirian, tapi ada dukungan dari Asia Tenggara.
Meskipun peran Indonesia memang lebih besar karena diputuskan sebagai konsorsium leader untuk menginisiasi proses bidding. Hingga diputuskan oleh FIFA pada tahun 2026 mendatang.
"Masih ada waktu. Sekalipun kalau dari sisi standar yang harus kita kejar, ini bukan bekerjaan mudah. Tapi kita semua punya tekad dan sudah di-endorse PSSI, AFF, dan dukungan dari pemerintah. Kita semua bersama-sama untuk mempersiapkan itu sebaik-baiknya," tegasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
