Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 November 2016 | 18.23 WIB

Madura United vs Gresik United: Kondisi Tamu Lebih Limbung

MISI BANGKIT: Pelatih Madura United Gomes de Olivera menegaskan kepada anak asuhnya untuk memforsir kemenangan di laga kandang. - Image

MISI BANGKIT: Pelatih Madura United Gomes de Olivera menegaskan kepada anak asuhnya untuk memforsir kemenangan di laga kandang.

JawaPos.com- Bangkit setelah kekalahan tentu menjadi target tiap tim. Itu pula yang dicanangkan Madura United dan Gresik United (GU) saat saling bentrok di Gelora Bangkalan Jumat sore ini (4/11).



Pekan lalu, keduanya menjadi pecundang. Madura United keok oleh Mitra Kukar di Tenggarong, sedangkan GU harus terkapar di hadapan Persiba Balikpapan di kandang sendiri. ’’Kami harus bisa memanfaatkan status sebagai tuan rumah,’’ ujar Gomes de Olivera, pelatih Madura United.



Namun, target Gomes itu berbenturan dengan kondisi tim asuhannya. Selain tak sekali pun memetik kemenangan dalam tiga laga terakhir, tiga pilar tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu bakal absen karena beragam alasan.



Mereka adalah winger Engelberd Sani dan Bayu Gatra serta gelandang serang Erick Weeks. Engelberd menjalani sanksi kartu kuning, Bayu tengah bersama tim nasional, dan Erick Weeks izin pulang ke Liberia karena melangsungkan pernikahan.



Permasalahan bertambah dengan mandulnya bomber utama Pablo Rodriguez Aracil. Penyerang asal Spanyol itu belum mencetak gol lagi setelah kali terakhir membobol gawang Persib (8/10). ’’Perubahan taktik masih mungkin terjadi. Bisa saja kami main dengan dua penyerang, yakni Pablo yang berduet dengan Patrich Wanggai,’’ sambung Gomes.



Kebetulan, performa Patrich tengah menanjak. Mantan pemain Persipura Jayapura itu dua kali sukses mencetak gol saat rekan setimnya buntu. Yakni, saat bermain imbang 1-1 dengan BFC dan keok 1-2 oleh Mitra Kukar.



Beruntung bagi Madura United, sang tamu juga tengah limbung, bahkan mungkin lebih parah. Tim asuhan Eduard Tjong itu bakal datang tanpa tiga penggawa penting: penyerang Patrick da Silva, gelandang Oh In-kyun, dan kiper Dimas Galih. Dua nama terakhir tengah menjalani terapi karena cedera. Sedangkan Patrick harus absen karena masih menjalani sanksi kartu merah yang diterimanya saat bertandang ke markas Persib (22/10).



Di samping itu, tren GU juga tengah menukik. Dua kekalahan beruntun dari Persiba (29/10) dan Persib jadi bukti. Apalagi, kekalahan melawan Beruang Madu –julukan Persiba– mereka derita di kandang sendiri. ’’Tidak ada jalan lain selain memanfaatkan pemain sisa dengan formasi baru,’’ ujar Edu, sapaan akrab Eduard Tjong.



Formasi baru yang dimaksud adalah menggunakan lima pemain bertahan. Taktik tersebut dipilih lantaran stok pemain belakang tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu berlimpah. ’’Kami tidak ingin berjudi dengan skema yang sama seperti beberapa pertandingan sebelumnya. Mereka (Madura United) juga pasti memforsir serangan di kandang, dan itu harus diantisipasi dengan taktik ini,’’ imbuh Edu.



Mengenai pos penyerang tunggal, sinyal Edu tetap memilih Gustavo Giron yang melempem selama dua bulan berkostum GU masih cukup besar. Namun, bisa juga bomber asal Kolombia itu bergantian dengan Hendriko Satriadi. ’’Hanya serangan balik yang bisa kami maksimalkan,’’ katanya. (io/c17/ttg)

Editor: Fim Jepe
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore