
Ilustrasi
JawaPos.com- Mitra Kukar harus menelan pil pahit jelang kompetisi Liga 1 berakhir. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menghukum tim berjuluk Naga Mekes itu kalah 0-3 dari Bhayangkara FC dalam pertandingan pekan ke-32 yang berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tengarong, 3 November lalu.
Komdis menilai dalam laga itu Mitra Kukar terbukti menggunakan pemain tidak sah, M> Lamine Sissoko. Sebelumnya, pemain yang bersatus marquee player itu memang dihukum larangan bermain sebanyak dua kali oleh Komdis akibat melakukan pelanggaran keras dengan menginjak pemain lawan saat melawan Borneo FC, 23 Oktober lalu.
Nah, salah satu larangan itu adalah saat Mitra Kukar menjamu Bhayangkara. Namun, dengan alasan belum mendapat salinan keputusan Komdis, Sissoko tetap dimainkan oleh Mitra Kukar. Belakangan, manajemen Bhayangkara protes ke PSSI dan PT LIB (Liga Indonesia Baru) itu atas dimainkannya Sissoko tersebut.
Dan, Selasa malam (7/11), lewat surat 116/L1/SK/KD-PSSI/X/2017, protes Bhayangkara itu didengar dan Mitra Kukar divonis kalah 0-3 dari Bhayangkara dan denda uang sebesar Rp 100 juta.
Lantas bagaimana dengan sikap dari manajemen Mitra Kukar atas keputusan Komdis itu? ”Kami sudah mempersiapkan materi banding dan segara diajukan ke komisi banding,” kata Suwanto, Direktur Mitra Kukar.
Suwanto beralasan, mereka tidak pantas disalahkan atas kesalahan dimainkannya Sissoko tersebut. ”Kalau mau dicari cari kesalahan, ini kesalahan bersama. Toh, kami tidak pernah menerima surat larangan bermain dan salinan keputusan dari komdis. Kalaupun ada, tidak mungkin kami memaiankan Sissoko,” ujarnya. “Kami menuntut keadilan,” imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
