
Ilustrasi skuad Chelsea. (@ChelseaFC/X)
JawaPos.com - Chelsea kembali menunjukkan strategi transfer yang menarik perhatian pada bursa musim panas 2026. Setelah merampungkan transfer Morgan Rogers dengan nilai fantastis mencapai 117 juta poundsterling, The Blues kini semakin identik dengan klub yang gemar merekrut jebolan akademi Manchester City.
Rogers bukanlah satu-satunya mantan pemain muda City yang kini berseragam Chelsea. Dalam skuad asuhan Xabi Alonso, sudah ada Cole Palmer, Liam Delap, Romeo Lavia, Jamie Gittens, hingga Tosin Adarabioyo yang sama-sama pernah menimba ilmu di Etihad Academy.
Sejak 2023, Chelsea telah mengeluarkan hampir 300 juta poundsterling untuk mendatangkan enam pemain lulusan akademi Manchester City. Angka tersebut menunjukkan bahwa klub asal London Barat itu memang memiliki kepercayaan besar terhadap kualitas pembinaan pemain muda yang dilakukan City.
Baca Juga:Issa Diop Resmi Gabung Ipswich Town, Bek Timnas Maroko Teken Kontrak Jangka Panjang hingga 2030
Keberhasilan Cole Palmer menjadi salah satu faktor utama di balik strategi tersebut. Sejak direkrut dari Manchester City pada 2023, Palmer berkembang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Premier League.
Kesuksesan itu membuat Chelsea semakin yakin bahwa banyak talenta lain dari akademi City juga memiliki potensi besar untuk berkembang. Selain kualitas pemain, Chelsea juga memiliki keuntungan karena sejumlah mantan staf Manchester City kini bekerja di Stamford Bridge.
Salah satunya adalah Joe Shields yang sebelumnya bertugas di departemen perekrutan akademi City dan kini memegang peran penting dalam proses rekrutmen pemain muda maupun tim utama Chelsea.
Baca Juga:LeBron James ke Miami Heat? Kebocoran Konferensi Pers Viral, Ini Penjelasan Resmi dari Klub
Pengaruh Manchester City di Chelsea bahkan tidak berhenti pada pemain. Sejumlah staf kepelatihan dan pengembangan akademi juga pernah bekerja di Etihad, sehingga filosofi pembinaan pemain muda kedua klub kini memiliki banyak kesamaan.
Di sisi lain, aturan keuangan Premier League dan UEFA juga menjadi alasan mengapa pemain akademi Manchester City lebih mudah dilepas. Penjualan pemain binaan sendiri akan dihitung sebagai keuntungan penuh dalam laporan keuangan klub sehingga memberikan ruang lebih besar bagi City untuk terus berinvestasi pada pemain baru.
Pep Guardiola beberapa kali mengakui bahwa persaingan di tim utama Manchester City membuat banyak pemain muda kesulitan mendapatkan menit bermain. Karena itu, hengkang ke klub lain menjadi solusi terbaik agar karier mereka terus berkembang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022