Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2026 | 01.52 WIB

Chelsea Borong Lulusan Akademi Manchester City, Ini Alasan The Blues Terus Percaya Produk Etihad Academy

Ilustrasi skuad Chelsea. (@ChelseaFC/X) - Image

Ilustrasi skuad Chelsea. (@ChelseaFC/X)

JawaPos.com - Chelsea kembali menunjukkan strategi transfer yang menarik perhatian pada bursa musim panas 2026. Setelah merampungkan transfer Morgan Rogers dengan nilai fantastis mencapai 117 juta poundsterling, The Blues kini semakin identik dengan klub yang gemar merekrut jebolan akademi Manchester City.

Rogers bukanlah satu-satunya mantan pemain muda City yang kini berseragam Chelsea. Dalam skuad asuhan Xabi Alonso, sudah ada Cole Palmer, Liam Delap, Romeo Lavia, Jamie Gittens, hingga Tosin Adarabioyo yang sama-sama pernah menimba ilmu di Etihad Academy.

Sejak 2023, Chelsea telah mengeluarkan hampir 300 juta poundsterling untuk mendatangkan enam pemain lulusan akademi Manchester City. Angka tersebut menunjukkan bahwa klub asal London Barat itu memang memiliki kepercayaan besar terhadap kualitas pembinaan pemain muda yang dilakukan City.

Keberhasilan Cole Palmer menjadi salah satu faktor utama di balik strategi tersebut. Sejak direkrut dari Manchester City pada 2023, Palmer berkembang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Premier League.

Kesuksesan itu membuat Chelsea semakin yakin bahwa banyak talenta lain dari akademi City juga memiliki potensi besar untuk berkembang. Selain kualitas pemain, Chelsea juga memiliki keuntungan karena sejumlah mantan staf Manchester City kini bekerja di Stamford Bridge.

Salah satunya adalah Joe Shields yang sebelumnya bertugas di departemen perekrutan akademi City dan kini memegang peran penting dalam proses rekrutmen pemain muda maupun tim utama Chelsea.

Pengaruh Manchester City di Chelsea bahkan tidak berhenti pada pemain. Sejumlah staf kepelatihan dan pengembangan akademi juga pernah bekerja di Etihad, sehingga filosofi pembinaan pemain muda kedua klub kini memiliki banyak kesamaan.

Di sisi lain, aturan keuangan Premier League dan UEFA juga menjadi alasan mengapa pemain akademi Manchester City lebih mudah dilepas. Penjualan pemain binaan sendiri akan dihitung sebagai keuntungan penuh dalam laporan keuangan klub sehingga memberikan ruang lebih besar bagi City untuk terus berinvestasi pada pemain baru.

Pep Guardiola beberapa kali mengakui bahwa persaingan di tim utama Manchester City membuat banyak pemain muda kesulitan mendapatkan menit bermain. Karena itu, hengkang ke klub lain menjadi solusi terbaik agar karier mereka terus berkembang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore