Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Mei 2026 | 16.56 WIB

Arsenal Tak Terkalahkan Sepanjang Liga Champions, Tapi Trofi Kembali Lepas di Final yang Menyakitkan

Arsenal kalah adu penalti dari PSG pada final Liga Champions 2025-2026 meski tidak terkalahkan sepanjang turnamen. (Arsenal) - Image

Arsenal kalah adu penalti dari PSG pada final Liga Champions 2025-2026 meski tidak terkalahkan sepanjang turnamen. (Arsenal)

JawaPos.com - Arsenal menutup Liga Champions 2025/2026 dengan catatan unik sekaligus menyakitkan. Tim asuhan Mikel Arteta tidak terkalahkan sepanjang pertandingan di waktu normal, tetapi tetap gagal menjadi juara setelah kalah adu penalti dari Paris Saint-Germain pada final di Puskás Aréna, Sabtu (30/5).

Hasil tersebut membuat Arsenal kembali harus menunda mimpi meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub. Setelah bermain imbang 1-1 hingga 120 menit, The Gunners tumbang 3-4 dalam drama adu penalti yang mengakhiri perjalanan impresif mereka di kompetisi elite Eropa musim ini.

Bagaimana Arsenal Menorehkan Rekor Tak Terkalahkan?

Arsenal tampil luar biasa sejak fase liga dimulai. Klub asal London itu mencatat delapan kemenangan dari delapan pertandingan. Mereka menjadi tim pertama yang mampu menyapu bersih seluruh laga fase liga dengan kemenangan sempurna.

Performa dominan tersebut menjadikan Arsenal sebagai salah satu kandidat terkuat juara. Mereka menunjukkan konsistensi tinggi baik saat bermain kandang maupun tandang sepanjang kompetisi.

Memasuki fase gugur, Arsenal tetap menjaga status tak terkalahkan. Mereka berhasil melewati hadangan Bayer Leverkusen, Sporting CP, dan Atletico Madrid untuk mencapai partai puncak.

Menariknya, dalam setiap fase knockout tersebut Arsenal selalu mencatat kombinasi satu kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan itu membuat mereka melangkah ke final tanpa sekalipun merasakan kekalahan dalam pertandingan resmi.

Mengapa Rekor Itu Tetap Tidak Berujung Gelar?

Final melawan PSG menjadi titik yang paling menyakitkan. Arsenal sebenarnya mampu mempertahankan rekor tak terkalahkan setelah bermain imbang 1-1 selama waktu normal dan babak tambahan.

Namun format kompetisi mengharuskan pemenang ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen krusial tersebut, dua penendang Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna.

PSG tampil lebih tenang dalam eksekusi penalti dan akhirnya menang 4-3. Kekalahan itu membuat Arsenal tercatat tidak pernah kalah dalam pertandingan sepanjang turnamen, tetapi tetap harus menerima status runner-up. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore