
Pelatih Luis Enrique sebut Paris Saint-Germain tim terbaik. (@PSG_inside/X)
JawaPos.com - Final Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan Arsenal diprediksi akan menjadi pertarungan dua filosofi sepak bola yang berbeda.
Di satu sisi ada Arsenal dengan pertahanan kokoh dan kekuatan bola mati yang luar biasa, sementara di sisi lain PSG datang dengan permainan menyerang cepat dan dinamis yang menjadi ciri khas tim asuhan Luis Enrique.
Jelang laga di Budapest, perhatian tertuju pada kemungkinan adanya strategi khusus yang kembali disiapkan Enrique untuk menghadapi The Gunners. Pelatih asal Spanyol itu memang dikenal gemar melakukan penyesuaian taktik yang sering kali sulit ditebak lawan.
Sepanjang masa kepemimpinanannya di PSG, Enrique beberapa kali memperlihatkan pendekatan yang tidak biasa. Salah satunya adalah kebiasaan timnya mengirim bola keluar lapangan segera setelah kick-off demi menciptakan situasi pressing yang lebih terorganisir sejak awal pertandingan.
Musim ini, pola tersebut cukup sering terlihat. PSG tercatat beberapa kali sengaja mengarahkan bola keluar lapangan untuk memulai tekanan mereka dari area tertentu yang telah dirancang sebelumnya.
Namun strategi yang paling menarik muncul pada leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Munich.
Melansir Metro Sport, dalam pertandingan tersebut, kiper PSG Matvey Safonov beberapa kali mengirim tendangan gawang langsung keluar lapangan. Secara statistik, akurasi umpannya memang terlihat rendah, tetapi hal itu tampaknya merupakan bagian dari rencana yang telah disusun sebelumnya.
Alih-alih mencoba membangun serangan dari belakang, PSG memilih menciptakan situasi lemparan ke dalam di area yang sudah mereka targetkan. Dengan cara itu, para pemain PSG dapat langsung menutup ruang dan melakukan tekanan secara kolektif.
Strategi tersebut juga mengurangi risiko kalah duel udara dari tendangan gawang serta menjaga struktur tim tetap rapi ketika memasuki fase menekan lawan.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
