
Brentford incar Said El Mala dari FC Koln di bursa transfer. (@said.elmala/X).
JawaPos.com - Brentford dikabarkan telah mengajukan tawaran resmi untuk pemain sayap muda Said El Mala dari FC Koln. Tawaran itu sebenarnya diajukan pada pekan lalu, tetapi hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan dalam proses negosiasi antara kedua klub. Langkah itu menjadi bagian dari upaya Brentford untuk memperkuat sektor sayap jelang bursa transfer musim panas.
Tim asal London Barat itu tampil cukup impresif pada musim pertama di bawah pelatih Keith Andrews dengan finis di posisi 10 besar. Meskipun demikian, Brentford harus rela usai gagal lolos ke kompetisi Eropa, tepatnya Conference League, hanya karena kalah selisih gol dengan Brighton.
Dalam komposisi skuad saat ini, Brentford akan kehilangan Reiss Nelson yang akan kembali ke Arsenal setelah masa peminjamannya berakhir. Sementara itu, performa Kevin Schade juga belum maksimal dengan hanya mencetak dua gol dalam 18 penampilan terakhirnya.
Sebelumnya, Brentford telah aktif di pasar transfer dengan mendatangkan bek tengah Jannik Schuster dari Red Bull Salzburg dengan nilai transfer mencapai EUR 20 juta (sekitar Rp 414 miliar). Pada Januari, Brentford juga merekrut talenta muda Kaye Furo dari Club Brugge. Sementara itu, rekor pembelian termahal klub masih dipegang oleh transfer Dango Ouattara dari Bournemouth dengan nilai GBP 42 juta (sekitar satu triliun rupiah) pada 2026.
Dilansir dari The Athletic, Said El Mala sendiri merupakan salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Jerman saat ini. Dalam satu tahun terakhir, pemain berusia 19 tahun itu mengalami perkembangan pesat. Saat dipinjamkan ke Viktoria Koln di kompetisi 3. Liga, El Mala tampil menonjol dan menjadi salah satu pemain terbaik musim itu.
Kembali ke FC Koln yang promosi ke Bundesliga pada musim 2025/2026, El Mala langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencatatkan 13 gol dan empat asis sepanjang musim. Secara karakteristik, El Mala dikenal sebagai pemain sayap yang bertubuh tinggi, kuat secara fisik, serta memiliki kecepatan dan kemampuan dribel yang mumpuni. El Mala biasanya beroperasi di sisi kiri sebagai penyerang sayap dengan gaya bermain langsung yang kerap menciptakan momen-momen berbahaya.
Menariknya, El Mala sempat dilepas oleh Borussia Monchengladbach saat masih remaja karena dianggap terlalu ringan secara fisik. Namun, saat ini justru kekuatan dan gaya bermainnya yang dinamis menjadi salah satu keunggulan utama yang membuatnya bersinar.
Performa impresifnya bahkan membuat namanya sempat masuk dalam radar pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann. Meski telah mendapat panggilan, El Mala belum mencatatkan caps bersama tim senior. El Mala dianggap masih memiliki kekurangan, terutama dalam aspek bertahan dan konsistensi performa, tetapi hal itu dinilai wajar untuk pemain seusianya.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
