FIFA bersama dengan 11 negara Asia Tenggara sepakat untuk menggelar FIFA ASEAN Cup. (Dok. FIFA)
JawaPos.com - Federasi Sepakbola Asia Selatan (SAFF) dikabarkan mempertimbangkan penundaan Piala SAFF 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026 di Bangladesh. Keputusan tersebut muncul setelah juara bertahan India dipastikan mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 pada periode yang sama.
Menurut sejumlah laporan regional Asia Selatan, absennya India dianggap menjadi kerugian besar bagi penyelenggara. Tidak hanya dari sisi kualitas kompetisi, India juga memiliki pengaruh besar terhadap nilai komersial turnamen, mulai dari hak siar hingga daya tarik sponsor.
India selama ini memang menjadi kekuatan utama di kawasan Asia Selatan. Dalam beberapa edisi terakhir, mereka mendominasi Piala SAFF dan menjadi negara dengan basis penonton terbesar. Karena itu, keikutsertaan India selalu menjadi faktor penting dalam keberlangsungan turnamen.
Situasi semakin rumit karena FIFA ASEAN Cup 2026 juga masuk kalender FIFA Matchday. Hal tersebut membuat India memiliki kesempatan menurunkan skuad terbaik mereka di ajang ASEAN, sesuatu yang cukup menarik mengingat hubungan sepakbola India dengan kawasan Asia Tenggara mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Jika tetap memaksakan jadwal awal Piala SAFF tanpa India, penyelenggara dikhawatirkan akan kehilangan nilai kompetitif turnamen. Beberapa federasi anggota SAFF pun disebut lebih setuju turnamen diundur agar seluruh peserta utama bisa tampil lengkap.
Saat ini, opsi paling realistis adalah memindahkan jadwal Piala SAFF 2026 ke November 2026. Meski belum diumumkan secara resmi, pembahasan internal SAFF disebut terus berjalan dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga:Pelatih Borneo FC Keluhkan Aturan Liga, Gelandang Persib Beri Balasan Menohok di Media Sosial
Di sisi lain, keputusan India mengikuti FIFA ASEAN Cup juga menarik perhatian publik Asia. Selama ini India memang bukan anggota AFF, namun beberapa tahun terakhir mereka cukup aktif mengikuti turnamen di kawasan ASEAN sebagai undangan.
Kehadiran India dinilai memberi warna baru sekaligus meningkatkan kualitas persaingan di level regional. Apabila penundaan benar terjadi, Bangladesh selaku tuan rumah kemungkinan tetap dipertahankan.
Namun jadwal baru nantinya harus kembali disesuaikan dengan kalender internasional FIFA dan agenda kompetisi domestik masing-masing negara peserta. SAFF hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perubahan jadwal tersebut.
Tetapi dengan posisi India yang sangat penting dalam turnamen, peluang Piala SAFF 2026 mengalami penundaan kini semakin terbuka lebar.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
