
Diego Simeone akui bertanggung jawab atas empat kekalahan beruntun Atletico Madrid di La Liga. (Dok. Diario AS).
JawaPos.com - Pertandingan La Liga yang berlangsung di Estadio Martinez Valero, Elche, pada Kamis (23/4) menghadirkan duel sengit antara Elche CF dan Atletico Madrid. Meskipun Atletico Madrid membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 melalui Nico Gonzalez, Elche berhasil menang dengan skor 3-2 dan keluar dari zona degradasi.
Gelandang muda Atletico Madrid Nico Gonzalez mencetak gol lewat serangan balik cepat setelah menerima umpan dari Rodrigo Mendoza. Namun, Elche merespons dengan baik, tepatnya pada menit ke-18 Elche berhasil menyamakan skor 1-1 lewat gol David Affengruber.
Petaka bagi Atletico datang pada menit ke-30 ketika Thiago Almada diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran di kotak penalti. Elche mendapatkan hadiah penalti yang sukses dieksekusi oleh Andre Silva pada menit ke-33 dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Dilansir dari ESPN, meski bermain dengan 10 orang, Atletico tetap berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulan Nico Gonzalez pada menit ke-34. Meski sempat ditinjau melalui VAR, gol itu tetap disahkan.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin sengit sebab kedua tim saling menekan. Atletico sempat menciptakan peluang lewat Antoine Griezmann, tetapi upayanya berhasil digagalkan kiper Elche Matias Dituro. Gol penutup akhirnya lahir pada menit ke-75 lewat tendangan Andre Silva yang mencetak gol keduanya bagi Elche.
Di sisa waktu pertandingan, Atletico berusaha keras mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang tercipta, termasuk percobaan dari Pablo Barrios dan Griezmann. Sayangnya, percobaan itu tidak mampu berbuah gol hingga peluit panjang dibunyikan dan skor pun tetap bertahan 3-2.
Kekalahan itu memperpanjang tren buruk Atletico Madrid yang saat ini telah menelan empat kekalahan beruntun di La Liga. Catatan itu menjadi yang terburuk sejak Desember 2021. Selain itu, mereka juga tercatat telah kehilangan 25 poin dari posisi unggul musim ini dan termasuk yang terbanyak dibanding tim lain.
Dalam wawancara yang dilansir dari BeIn Sports, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone tidak menutupi kekecewaannya dan mengambil tanggung jawab penuh atas hasil tersebut. “Kami memulai pertandingan dengan baik dan percaya bisa bersaing. Kami sudah memberikan segalanya untuk setidaknya mendapatkan satu poin, tetapi tim tidak bisa menang dan tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya,” ujar Simeone.
Meskipun demikian, Simeone tetap optimistis timnya mampu bangkit. “Saya selalu optimistis dengan apa yang akan datang; saya memiliki keyakinan penuh kepada mereka. Mereka akan mampu melewati situasi yang sedang kami hadapi. Saya sepenuhnya percaya kepada mereka,” tambahnya.
Secara statistik, Atletico hanya mencatatkan expected goals (xG) sebesar 1,0 dari enam percobaan dengan hanya satu tembakan tepat sasaran di babak kedua. Performa itu menunjukkan kurangnya efektivitas lini serang mereka dalam beberapa laga terakhir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
