
Momen tegang saat pemain JDT terkapar dan kapten tim bereaksi emosional di pinggir lapangan. (Dok. Instagram/@seasiagoal)
JawaPos.com — Momen genting di tengah lapangan menjadi titik balik dramatis yang mengguncang Johor Darul Ta'zim saat menghadapi Al Ahli. Insiden ketika pemain JDT terkapar dan aksi nekat sang kapten menendang kursi medis mencuri perhatian dalam laga panas tersebut.
Johor Darul Ta'zim sebenarnya datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat sejarah dengan menembus perempat final Liga Champions AFC musim ini.
Namun, langkah mereka harus terhenti setelah kalah 1-2 dari juara bertahan Al Ahli di Stadion King Abdullah Sports City.
Laga berjalan tidak mudah sejak awal karena Al Ahli langsung menekan di hadapan puluhan ribu pendukungnya. Meski begitu, JDT mampu mencuri keunggulan lebih dulu melalui situasi tak terduga pada menit ke-19.
Berawal dari duel di sisi lapangan, Jairo berhasil merebut bola dan mengirim umpan berbahaya ke depan gawang. Bola kemudian berujung gol setelah terjadi sentuhan yang membuat lini belakang Al Ahli panik.
Keunggulan tersebut membuat JDT semakin percaya diri mengendalikan permainan. Situasi semakin menguntungkan ketika Al Ahli harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.
Insiden kartu merah itu terjadi setelah tekel berbahaya yang mengenai wajah Jairo. Benturan keras tersebut membuat pemain JDT itu langsung terkapar dan menciptakan suasana tegang di lapangan.
Para pemain JDT bereaksi keras melihat rekannya tergeletak tanpa respons. Ketegangan memuncak saat beberapa pemain terlibat dorong-dorongan dengan lawan di sekitar lokasi kejadian.
Situasi semakin mencekam ketika tim medis terlambat masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan. Hal itu memicu emosi kapten JDT, Natxo Insa, yang berlari ke pinggir lapangan dan menendang kursi tim medis.
Dengan penuh frustrasi, ia berusaha mengambil tandu sendiri demi mempercepat penanganan. Dalam momen emosional itu, ia bahkan menendang kursi medis sebagai bentuk protes terhadap lambatnya respons.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
