
Presiden FIFA Gianni Infantino. (ig @palo.ctm)
JawaPos.com - Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan bahwa tim nasional Iran akan tetap berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 meski konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung.
Pernyataan itu disampaikan Infantino pada Rabu (15/4), menyusul kekhawatiran yang muncul sejak pecahnya konflik pada 28 Februari. Situasi itu sempat menimbulkan keraguan terkait kesiapan dan kesediaan Iran untuk memenuhi keikutsertaan mereka di turnamen yang telah diamankan sejak Maret 2025 sebagai salah satu tim unggulan Asia.
Piala Dunia 2026 sendiri akan diselenggarakan bersamaan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, Iran dijadwalkan memainkan seluruh pertandingan fase grup di wilayah Amerika Serikat.
Baca Juga:Persija Jakarta Bangkit dari Tren Buruk, Emaxwell Targetkan Kemenangan Beruntun hingga Akhir Musim
Pada awal Maret, sejumlah pejabat pemerintah Iran sempat menyatakan bahwa tim nasional mereka kemungkinan tidak dapat tampil di turnamen, tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, serta mengusulkan agar pertandingan Iran dipindahkan ke Meksiko. Namun, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengonfirmasi bahwa permintaan itu telah ditolak oleh FIFA. Badan sepak bola dunia itu menegaskan bahwa turnamen akan tetap berjalan sesuai jadwal.
“Iran pasti akan datang,” ujar Infantino dalam forum Invest in America yang digelar CNBC di Washington, DC. Infantino juga berharap situasi geopolitik dapat membaik sebelum turnamen berlangsung. “Kami tentu berharap situasinya menjadi damai. Itu akan sangat membantu. Tapi Iran harus datang. Mereka mewakili rakyatnya, mereka telah lolos, dan para pemain ingin bermain,” kata Infantino.
Optimisme terhadap kehadiran Iran meningkat setelah Infantino mengunjungi tim itu dalam pemusatan latihan di Antalya, Turki, pada akhir Maret. Infantino menegaskan bahwa para pemain memiliki keinginan kuat untuk tetap berkompetisi di ajang sepak bola terbesar dunia.
“Saya bertemu mereka dua minggu lalu saat menjalani pemusatan latihan di Antalya. Mereka benar-benar ingin bermain, dan mereka seharusnya bermain. Olahraga seharusnya berada di luar politik,” tambah Infantino dikutip dari ESPN.
Delegasi Iran dijadwalkan tiba di kamp pelatihan di Tucson, Arizona, paling lambat pada 10 Juni menjelang dimulainya turnamen pada 11 Juni hingga 19 Juli. Iran akan memulai permainan dengan menghadapi Selandia Baru pada 16 Juni di SoFi Stadium, Inglewood, California. Selanjutnya, Iran akan bertemu Belgia di stadion yang sama pada 22 Juni, sebelum menghadapi Mesir di Seattle pada 27 Juni.
Jika berhasil melaju ke fase gugur, Iran juga kemungkinan besar akan tetap memainkan pertandingan di wilayah Amerika Serikat.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
