
Gianni Infantino mendapat dukungan enam federasi Arab di tengah tekanan FIFA. Empat di antaranya merupakan anggota Dewan FIFA. (Instagram @gianni_infantino)
JawaPos.com - Di tengah tekanan yang terus meningkat, Gianni Infantino mendapat suntikan dukungan dari enam federasi sepak bola Arab. Qatar, Mesir, Maroko, Mauritania, Lebanon, dan Sudan kompak menyatakan dukungan penuh kepada Presiden FIFA tersebut.
Empat dari enam pimpinan federasi tersebut merupakan anggota Dewan FIFA. Maroko juga tercatat sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030, sehingga dukungan tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi Infantino menjelang pemilihan Presiden FIFA 2027.
”Kami, para pemimpin asosiasi sepak bola yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan dukungan penuh kepada Presiden FIFA Gianni Infantino, serta menegaskan kembali kepercayaan kami terhadap kepemimpinannya dan komitmen berkelanjutannya terhadap perkembangan sepak bola di seluruh dunia,” tulis pernyataan bersama itu dikutip dari akun X resmi EFA.
Mereka juga mengapresiasi upaya Infantino dalam mengembangkan sepak bola secara global, memperluas kesempatan di berbagai kawasan, serta memperkuat peran sepak bola dalam menyatukan masyarakat dan komunitas.
”Kami menantikan kelanjutan kerja sama erat kami dengannya menuju masa depan yang lebih kuat dan sejahtera bagi sepak bola dunia, memperluas peluang dan semakin meningkatkan kontribusi sepak bola Arab terhadap permainan global,” lanjut pernyataan itu.
Enam pimpinan federasi yang menandatangani pernyataan tersebut ialah Presiden Asosiasi Sepak Bola Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Presiden Asosiasi Sepak Bola Mesir Hany Abo Rida, Presiden Federasi Sepak Bola Maroko Fouzi Lekjaa, Presiden Federasi Sepak Bola Mauritania Ahmed Yahya, Presiden Federasi Sepak Bola Lebanon Hashem Haidar, dan Presiden Federasi Sepak Bola Sudan Moatasem Gafar.
Empat di antaranya, yakni Al Thani, Abo Rida, Lekjaa, dan Yahya, juga merupakan anggota Dewan FIFA.
Dukungan itu muncul ketika Infantino menghadapi tekanan dari sejumlah konfederasi sepak bola terkait rencana kontroversial FIFA Forward Enterprise. FIFA sebelumnya mengusulkan pembentukan perusahaan komersial baru dengan valuasi sekitar USD 20 miliar dan menjual hingga 20 persen sahamnya kepada investor privat untuk menghimpun sekitar USD 4,2 miliar.
Rencana tersebut akhirnya dibatalkan setelah mendapat kecaman dari UEFA, CONCACAF, dan AFC. UEFA bahkan memperingatkan kemungkinan boikot terhadap pertandingan dan agenda FIFA jika rencana tersebut tetap dilanjutkan.
Di tengah tekanan itu, dukungan kepada Infantino justru mulai terbelah. Pada Kamis (13/8), Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) mengumumkan pencabutan dukungannya terhadap pencalonan kembali Infantino sebagai Presiden FIFA.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
