
Penjaga gawang Manchester City Gianluigi Donnarumma menggagalkan penalti Vinicius Jr. (ig @donnarumma)
JawaPos.com–Laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid dan Manchester City di Santiago Bernabeu menyajikan banyak momen menarik. Selain pesta gol Federico Valverde di babak pertama, satu momen lain yang juga menjadi sorotan adalah duel penalti antara Vinicius Jr dan Gianluigi Donnarumma.
Pada pertandingan tersebut, Real Madrid tampil sangat dominan sejak awal. Kapten tim, Federico Valverde, menjadi bintang utama dengan mencetak hattrick hanya dalam waktu 22 menit di babak pertama.
Situasi itu membuat Los Blancos berada dalam posisi sangat nyaman. Namun mereka sebenarnya punya kesempatan untuk membuat keunggulan semakin besar di babak kedua.
Peluang itu datang ketika Vinicius Jr dijatuhkan Donnarumma di dalam kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih, memberi kesempatan bagi Madrid untuk mencetak gol keempat.
Melansir Manchester Evening News, saat Vinicius bersiap mengambil penalti, kamera televisi menangkap momen menarik dari Donnarumma. Kiper Manchester City itu terlihat melontarkan sebuah kalimat dalam bahasa Italia.
Ha fatto il fenomeno. Jika diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa Inggris, kalimat tersebut berarti Dia menciptakan fenomena.
Namun dalam konteks sepak bola Italia, ungkapan itu sering kali digunakan secara sarkastik. Biasanya kalimat tersebut ditujukan kepada pemain yang dianggap terlalu banyak gaya atau mencoba melakukan sesuatu secara berlebihan di lapangan.
Dengan kata lain, komentar itu bisa saja menjadi bagian dari permainan psikologis Donnarumma untuk mengganggu konsentrasi Vinicius sebelum mengeksekusi penalti.
Apa pun maksudnya, strategi itu tampaknya berhasil. Vinicius mencoba mengecoh Donnarumma dengan tendangan yang tidak terlalu keras. Sang kiper berhasil membaca arah bola dan melakukan penyelamatan dengan cukup mudah.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
