Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 20.48 WIB

Sejarah Baru! Kevin Diks Ukir Rekor Jadi Kapten Pertama Indonesia di Bundesliga Jerman

Kevin Diks cetak gol untuk Borussia Monchengladbach tundukan Cologne di Liga Jerman. (bundesliga) - Image

Kevin Diks cetak gol untuk Borussia Monchengladbach tundukan Cologne di Liga Jerman. (bundesliga)

JawaPos.com — Momen langka tercipta di panggung sepak bola Eropa. Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menorehkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten dalam pertandingan Bundesliga.

Rekor tersebut lahir saat ia membela Borussia Mönchengladbach menghadapi FC St. Pauli pada pekan ke-26 Bundesliga, Sabtu (14/3/2026) dini hari WIB.

Momen singkat di penghujung laga itu langsung menjadi catatan penting bagi perjalanan pemain Indonesia di sepak bola Eropa.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal hingga memasuki babak kedua. Gladbach tampil disiplin dan akhirnya mampu mengamankan kemenangan penting tanpa kebobolan.

Momen historis bagi Diks terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-80. Kapten utama Gladbach harus ditarik keluar lapangan karena mengalami cedera sehingga ban kapten kemudian diserahkan kepadanya.

Tanpa ragu, pemain berusia 29 tahun tersebut menerima tanggung jawab itu. Ia langsung memimpin rekan-rekannya hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan.

Walau hanya berlangsung beberapa menit, peristiwa tersebut tetap memiliki makna besar. Kevin Diks resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang menjabat sebagai kapten dalam laga Bundesliga.

Catatan itu sekaligus mempertegas peningkatan reputasi pemain Indonesia di kompetisi elite Eropa. Sebelumnya, belum pernah ada pemain Indonesia yang mendapat kepercayaan memimpin tim di liga top Jerman tersebut.

Diks sendiri tampil solid sepanjang pertandingan. Ia dipercaya bermain sebagai bek tengah dalam formasi tiga bek yang diterapkan timnya.

Performa disiplin lini belakang menjadi kunci kemenangan Gladbach. Diks mampu menjaga organisasi pertahanan sekaligus membantu membangun serangan dari belakang.

Seusai pertandingan, ia mengungkapkan rahasia timnya meraih kemenangan tanpa kebobolan. Diks menilai kekompakan lini belakang menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.

"Kunci kemenangan hari ini adalah pertahanan kami. Kami bermain sangat rapat dan solid, tetap fokus serta tenang saat menguasai bola," ucap Kevin Diks.

Bek kelahiran Belanda itu juga menegaskan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain di lapangan. Menurutnya, kepercayaan antar pemain membuat tim mampu menghadapi tekanan sepanjang laga.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore