
Robert Lewandowski (Bein Sports)
JawaPos.com - Setiap pelatih meninggalkan jejak dalam cara pemain memandang sepak bola. Hal itu pula yang dirasakan penyerang andalan FC Barcelona, Robert Lewandowski. Dua musim dilatih Pep Guardiola di Bayern Muenchen bukan hanya soal menambah koleksi gol. Lebih dari itu, periode tersebut menjadi fase penting yang membentuk cara Lewandowski memahami sepak bola secara lebih mendalam.
Dalam wawancara eksklusif dengan Sky Sports, Lewy -sapaan Lewandowski- mengenang kembali percakapan mendalamnya dengan Guardiola di Jerman. Baginya, Guardiola bukan sekadar pelatih yang mengatur posisi, melainkan sosok yang membebaskan insting alaminya di dalam kotak penalti.
"Seorang penyerang harus tahu ke mana ia harus bergerak dan di mana bola akan jatuh. Hanya pemain di lapangan yang merasakannya karena adanya intuisi," beber Lewy, dikutip Marca, Jumat (6/3).
Lewandowski masih mengingat pesan khusus dari pelatih asal Catalonia tersebut. Pep Guardiola pernah mengatakan bahwa tugasnya adalah membantu membawa bola hingga masuk ke area penalti. Namun, Guardiola juga berpesan agar Lewandowski tidak mendengarkan siapa pun yang mencoba mengatur secara kaku apakah ia harus bergerak ke tiang dekat atau tiang jauh.
Menurut Guardiola, Lewandowski memiliki insting intrinsik untuk berada di posisi yang tepat pada waktu yang tepat. Pengalaman inilah yang mengubah perspektifnya.
"Bersama Pep, saya mulai memahami sepak bola dengan cara berbeda. Bukan lagi sekadar sebagai pesepak bola, melainkan dari sudut pandang seorang pelatih," lanjutnya.
Menimbang Langkah di Ujung Kontrak
Di luar urusan taktis, Lewandowski juga memberikan gambaran mengenai masa depannya di Spotify Camp Nou. Sebagai salah satu pilar Barcelona dengan kontrak yang akan kedaluwarsa pada Juni 2026, spekulasi mengenai kelanjutan kariernya mulai menyeruak. Sejak 1 Januari lalu, secara regulasi, ia sebenarnya telah memiliki kebebasan untuk menjajaki komunikasi dengan klub lain.
"Sisi positifnya adalah saya tidak merasa tertekan. Di usia sekarang, situasinya berbeda dibandingkan saat saya berusia 30 tahun. Saat ini, saya memiliki kesabaran," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa keputusan besar mengenai masa depannya akan diambil dalam waktu dekat secara mandiri. "Saya akan memberi waktu sekitar tiga bulan bagi diri sendiri untuk memutuskan apa yang ingin saya lakukan. Keputusan itu murni ada di tangan saya," pungkas Lewandowski.
Dalam dialog sebelumnya dengan jurnalis Bogdan Rymanowski, Lewandowski menegaskan bahwa keputusan masa depannya tidak semata-mata ditentukan faktor finansial atau soal pemotongan gaji. Baginya, yang lebih penting adalah keselarasan antara visi klub dan ambisi pribadinya.
Hingga kini, penyerang asal Polandia tersebut tampaknya masih memegang sikap itu: menunggu momentum yang tepat sebelum menentukan langkah berikutnya.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
