
Alvaro Arbeloa mencadangkan Rodrygo demi Franco Mastantuono. (ig @realmadrid)
JawaPos.com - Kabar buruk datang dari Real Madrid setelah Rodrygo dipastikan mengalami cedera ligamen anterior cruciate (ACL). Cedera serius ini membuat penyerang asal Brasil tersebut diperkirakan akan menepi dalam waktu yang sangat lama, bahkan hingga hampir sepanjang tahun depan.
Diagnosis yang diterima Rodrygo pada Selasa lalu menjadi pukulan berat bagi pemain berusia 25 tahun itu. Selain ACL, meniskusnya juga ikut terdampak, yang membuat proses pemulihan menjadi semakin panjang.
Situasi ini bukan hanya berdampak pada kariernya di level klub. Cedera tersebut juga membuat Rodrygo hampir pasti kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia berikutnya bersama tim nasional Brasil, sebuah mimpi besar yang sudah lama ia kejar.
Baca Juga:Rodrygo Resmi Absen Bela Brasil di Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Malah Cedera Parah
Ironisnya, cedera itu terjadi dalam pertandingan melawan Getafe. Rodrygo mengalami masalah pada menit ke-66, namun ia tetap melanjutkan permainan hingga pertandingan selesai karena cedera tersebut belum terdeteksi saat itu.
Melansir Football Espana, tak lama setelah diagnosis resmi diumumkan, Rodrygo menyampaikan perasaannya melalui unggahan emosional di media sosial. Ia mengaku sedang melewati salah satu masa tersulit dalam hidupnya.
“Meskipun tanpa pemahaman, aku mempercayaimu…. Salah satu hari terburuk dalam hidupku, betapa aku selalu takut akan cedera ini… mungkin hidup agak kejam padaku akhir-akhir ini… Aku tidak tahu apakah aku pantas menerima ini, tapi apa yang bisa kukeluhkan? Betapa banyak hal indah yang telah kualami, yang juga tidak pantas kudapatkan.”
Rodrygo juga menegaskan bahwa cedera ini menjadi rintangan besar dalam kariernya, terutama karena membuatnya tidak bisa melakukan hal yang paling ia cintai: bermain sepak bola.
“Sebuah rintangan besar telah muncul dalam hidup saya, dalam karier saya, dan itu mencegah saya melakukan apa yang paling saya cintai untuk sementara waktu. Saya absen selama sisa musim ini bersama klub saya dan absen dari Piala Dunia bersama negara saya, sebuah mimpi yang semua orang tahu betapa berartinya bagi saya. Dan yang bisa saya lakukan hanyalah tetap kuat seperti biasa, itu bukan hal baru.”
Meski demikian, ia tetap mencoba bersikap tegar dan berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan.
“Terima kasih semuanya atas doa, pesan, dan kasih sayangnya! Kalian sangat berarti bagi saya. Meskipun ini adalah masa yang sangat sulit, saya berjanji tidak akan berhenti di sini, saya percaya masih banyak hal luar biasa yang akan saya alami dan akan membawa sukacita bagi semua orang yang mempercayai saya, sampai jumpa lagi… Tuhan tetap memegang kendali atas segalanya.”
Menariknya, ini bukan pertama kalinya Rodrygo menghadapi masalah pada ligamen lututnya. Pada tahun 2023, ia pernah didiagnosis mengalami robekan sebagian ACL setelah membela tim nasional Brasil.
Saat itu, tim medis memutuskan untuk tidak melakukan operasi dan memilih pendekatan perawatan konservatif, yang mencakup fisioterapi serta langkah pencegahan lainnya.
Metode tersebut sebenarnya memungkinkan pemain tetap berkompetisi tanpa operasi, namun tetap memiliki risiko cedera yang lebih serius di kemudian hari, sesuatu yang kini akhirnya terjadi.
