
Senegal menjuarai Piala Afrika 2025. (@AfricaFactsZone)
JawaPos.com–Pengadilan Tingkat Pertama Rabat, Maroko, menjatuhkan vonis hukuman penjara terhadap 19 warga negara asing yang terlibat dalam kerusuhan pada partai fina Piala Afrika pada Januari. Para terdakwa, yang mayoritas merupakan warga Senegal, menerima hukuman bervariasi antara tiga bulan hingga satu tahun penjara.
Selain hukuman kurungan, majelis hakim juga menetapkan sanksi denda sebesar 1.200 hingga 5.000 dirham atau sekitar 1,9 juta hingga 7,9 juta rupiah per orang.
Dilansir melalui laman Marca, dakwaan utama yang menjerat mereka meliputi tindakan kekerasan, perusakan fasilitas olahraga, hingga aksi menerobos masuk ke dalam area lapangan pertandingan.
Majelis hakim membagi kategori hukuman berdasar tingkat pelanggaran masing-masing terdakwa. Yakni 11 suporter Senegal dijatuhi hukuman maksimal satu tahun penjara dan denda 5.000 dirham.
Selain itu, 4 suporter Senegal divonis enam bulan penjara dengan denda 2.000 dirham dan 4 terdakwa lainnya (tiga warga Senegal dan satu warga Perancis keturunan Aljazair) menerima hukuman tiga bulan penjara dan denda 1.200 dirham.
Insiden ini bermula dari laga final antara Maroko dan Senegal di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat, pada 19 Januari. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan tipis Senegal 1-0 melalui babak perpanjangan waktu. Namun, perayaan kemenangan tersebut ternoda oleh kerusuhan yang memicu kerusakan fisik stadion.
Di sisi lain, Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) juga telah mengambil langkah tegas terhadap kedua federasi. Meski CAF menolak gugatan Maroko untuk membatalkan gelar juara Senegal, sanksi berat tetap diberikan kepada personel yang terlibat.
Pelatih Senegal Pape Thiaw dilarang mendampingi tim dalam lima pertandingan setelah dianggap menghasut pemain untuk meninggalkan lapangan. Secara finansial, Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) dijatuhi denda sebesar USD 615 ribu atau sekitar 9,6 miliar rupiah.
Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko (FRMF) pun tak luput dari sanksi. Selain denda sebesar USD 315 ribu atau sekitar 4,9 miliar rupiah, dua pemain bintang mereka juga dijatuhi hukuman skorsing sementara akibat perilaku tidak sportif selama laga berlansung.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
